Tanya Dokter

  • Penyebab sesak napas dan jantung berdebar, serta solusinya

  • maaf dok sya mau tanya, dalam 1 bulan ini sesekali saya suka sesak nafas disertai jantung berdebar dan badan lemas. sudah berobat 3x ke dokter katanya asam lambung naik karena saya juga mengalami seperti kembung sampe pengen sendawa terus tapi susah, tp sampe sekarang masih suka sesak disertai jantung berdebar. untuk penyebabnya apa dan cara menangani nya bagaimana dok ? terimakasih

    Halo, Perasaan sesak dapat disebabkan karena banyak hal, mulai dari masalah pada jantung, paru-paru, maupun lambung. Perasaan jantung yang berdebar, dapat disebabkan antara lain karena penyebab berikut:

    • Gangguan irama jantung
    • Gangguan sistem sirkulasi
    • Kelebihan hormon tiroid
    • Dehidrasi
    • Penggunaan obat tertentu
    • Psikologis atau emosional
    Jantung yang berdebar memang bisa jadi merupakan tanda dari adanya gangguan jantung, akan tetapi seringkali melalui berbagai pemeriksaan yang dilakukan, keluhan tersebut tidak berhubungan dengan gangguan pada jantung. Jantung berdebar gejala penyakit jantung? Perasaan lemas, dapat disebabkan oleh:
    • Gangguan pada sistem sirkulasi
    • Anemia
    • Kurang gula darah (hipoglikemia)
    • Hipoksia atau kekurangan oksigen
    Untuk mengetahui penyebab dari sesak, berdebar dan badan yang terasa lemas, perlu dilakukan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter, dan apabila perlu dapat dilakukan pemeriksaan tambahan, misalnya foto rontgen dada, pemeriksaan laboratorium darah rutin dan rekam jantung atau elektrokardiografi. Pada penyakit asam lambung, terdapat kelebihan jumlah asam lambung, yang kemudian naik kearah kerongkongan dan menyebabkan iritasi pada kerongkongan bagian bawah. Gejala penyakit asam lambung Penyebab penyakit asam lambung Jumlah asam lambung yang berlebih ini dapat disebabkan oleh karena:
    • Konsumsi makanan seperti kopi, alkohol, cokelat, dan makanan berlemak
    • Konsumsi obat-obat tertentu
    • Perubahan hormonal, misalnya pada kehamilan
    • Nikotin, yang terdapat pada rokok
    Untuk pengobatan penyakit asam lambung, dokter umumnya memberikan obat jenis antasida (misalnya magnesium hidroksida), antagonis reseptor H2 (misalnya ranitidin) dan penghambat pompa proton (misalnya omeprazole). Prinsip dari penanganan penyakit asam lambung adalah untuk mengurangi suasana asam dalam lambung, dan juga mengurangi produksi cairan asam lambung. Berikut langkah yang dapat Anda lakukan secara mandiri untuk mengurangi gejala penyakit asam lambung:
    • Mengkonsumsi makanan tepat waktu, tiga kali sehari
    • Menghindari atau mengurangi konsumsi makanan seperti kopi, alkohol dan cokelat
    • Menghindari posisi berbaring segera setelah makan
    • Mengkonsumsi antasida yang dapat dibeli secara bebas, namun gunakan sesuai dengan aturan pakai
    Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ada baiknya obat-obatan dari dokter dikonsumsi bersamaan dengan perubahan pola makan dan perbaikan gaya hidup seperti langkah diatas. Apabila keluhan masih belum berkurang, atau bertambah berat, ada baiknya Anda kembali mengunjungi dokter. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. dr. Agatha