Tanya Dokter

  • masih sesak napas setelah 3 kali opname

  • Selamat pagi aldokter! Ijin bertanya Sesak , keringat dingin selama 3 minggu tapi diagnosa hanya typus dan maag , sudah rekam jantung pun di katakan smua normal! Bagaimana cara penanganan nya dokk ?

    Hai, Sesak nafas merupakan suatu keluhan yang seringkali menimbulkan kekhawatiran bagi yang mengalaminya. Sesak nafas dapat terjadi akibat berbagai sebab, dari mulai respon normal tubuh hingga adanya masalah kesehatan. Berikut merupakan beberapa masalah kesehatan yang dapat menimbulkan keluhan sesak nafas :

    1. masalah pada paru-paru - seperti asma, pneumonia, PPOK, efusi pleura, bronkitis, tuberkulosis, kanker paru
    2. masalah pada jantung - seperti gagal jantung, gangguan irama jantung
    3. masalah pada ginjal - seperti gagal ginjal kronik
    4. masalah lambung - seperti penyakit asam lambung, kanker lambung
    5. masalah pada darah - seperti rendahnya kadar hb, keracunan karbon monoksida
    6. masalah psikologis - seperti gangguan cemas
    7. dan lainnya
    Untuk dapat mengetahui penyebab dari sesak nafas yang Anda alami sebaiknya temui kembali dokter secara langsung, dan nyatakan bahwa keluhan belum membaik dengan pengobatan yang telah diberikan. Dokter butuh untuk menanyakan riwayat keluhan lebih lengkap, melakukan pemeriksaan fisik secara langsung, dan melakukan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan seperti tes lab darah, x-ray, CT scan, MRI, tes fungsi paru, endoskopi, rekam jantung (EKG), dan lainnya. Penanganan paling sesuai untuk mengatasi keluhan yang Anda alami harus disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Sebelum penyebab ditemukan, maka penanganan belum dapat diberikan secara pasti. Berikut merupakan beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengatasi sesak :
    • lakukan olahraga ritmik secara teratur
    • hindari konsumsi alkohol
    • hindari debu, asap rokok, polusi
    • istirahat yang cukup
    • kelola stres
    Berikut merupakan artikel terkait yang dapat Anda baca : sering sesak nafas   Semoga membantu, dr. Dian Paramitasari