Tanya Dokter

  • Penyebab dan solusi atasi sesak nafas pada penderita gangguan lambung

  • Malam dok, saya pria usia 30 thn,memiliki riwayat bronkhitis dan seminggu yang lalu sempat masuk IGD karena sesak nafas yang cukup hebat disertai dengan sebelah kiri anggota badan seperti tangan dan kaki tidak bisa digerakkan. Saya didiagnosa terkena asam lambung tinggi namun menurut dokter yg memeriksa saya,saya tidak perlu di rawat inap. sampai dengan hari ini perut saya masih sering terasa kembung meski mual dan nyeri dibagian lambung sudah hilang ,saya masih mengkonsumsi obat sejenis antasida,ranitidine 150 mg dan lansoprazole 30 mg. Yang ingin saya tanyakan,kenapa sesak nafas saya tidak juga hilang? Apakah saat asam lambung naik pasti selalu disertai dengan sesak nafas ? Dan berapa lama biasanya sesak nafas saat asam lambung sedang naik ? Karena hampir setiap saat nafas saya terasa berat meskipun sakit dibagian perut sudah tidak terasa, Apakah sesak nafas ini dikarenakan saya yg mempunyai riwayat bronkhitis,,sedangkan saya tidak memiliki sakit asma sama sekali. Mohon jawabannya dok, Terima kasih.

    Hai, Sesak napas bisa disebabkan oleh:

    • Gangguan gerak diafragma, mis. karena timbunan cairan dalam perut (ascites)
    • Penyakit asam lambung
    • Penyakit paru, mis. TBC, asma, bronkitis
    • Penyakit jantung
    • Serangan panik
    • Gangguan penyerapan oksigen tingkat sel, mis. keracunan gas monoksida
    Naiknya asam lambung dapat menyebabkan sesak karena asam lambung yang merambat naik ini dapat mengiritasi saluran napas, membuatnya bengkak dan karena itu menyebabkan sesak. Bronkitis sendiri juga dapat menyebabkan sesak, karena penyempitan jalan napas. Bronkitis yang telah berlangsung lama disebut bronkitis kronis, dan termasuk ke kategori penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Pasien PPOK rata-rata merasa sesak sepanjang hari dan dapat berlangsung bertahun-tahun (karena penyakit ini sudah merupakan suatu end-stage/stadium akhir). Untuk memastikan penyebab keluhan Anda, diperlukan pemeriksaan langsung oleh Dokter / Ahli Paru (Sp. P). Mungkin diperlukan pemeriksaan foto Roentgen dan tes fungsi pernapasan (spirometri). Apabila hasilnya normal, kemungkinan memang tidak ada masalah di paru-paru dan mungkin penyebab sesak berasal dari penyakit asam lambung, penyakit jantung, gangguan gerak diafragma atau bersifat psikosomatik. Tips berikut mungkin membantu:
    • Hindari paparan asap rokok dan debu kendaraan
    • Hindari stres dan kelelahan fisik
    • Hindari makanan pedas, asam, terlalu berminyak (es krim, gorengan, santan), kopi, soda dan alkohol -- ini semua dapat memicu produksi asam lambung yang mungkin mendasari keluhan Anda
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

    Artikel berikut berkaitan dengan keluhan di atas dan menarik untuk dibaca:

     

    Aroel Ramadhani  ricky_anthozoa
    Anggota

    Sore Dokter, Maaf kalau saya bertanya disini.. Soalnya setiap klik buat pertanyaan katanya jumlah pertanyaan banyak... Sy mau bertanya, sy divonis tbc paru ... Kmrin di ronsen dan di bronkoskopi.. Diambil hasil cucian melalui bronkoskopi dan ditemukan bakteri TBC. Saya saat itu tidak bisa mengeluarkan dahak. Hasil dari cuciannya juga menunjukkan kalau bakteri nya sensitive terhadap 4 jenis antibiotik .... Sy sudah menyelesaikan fase intensif (2bulan) dengan makan 4 jenis antibiotik tanpa putus obat sekalipun dan selalu tepat jadwal.. Sekarang masuk fase lanjutan...  Cuma sekarang sy masih ada batuk.. batuknya gak terlalu sering dok.. Dalam sehari tu ada beberapa kali batuk tapi tidak berdarah.. Apakah itu wajar dok ?? Bolehkah sy mengkonsumsi obat batuk tuk mengurangi gejala batuk ini? Biasanya sampai berapa lama batuk ini benar2 hilang dok?  Mohon jawabannya dok...Thx