Tanya Dokter

  • Sesak nafas hingga takut mati

  •  Shellavillia
    Anggota
    Halo Dok, saya waktu itu pernah memukul dada saya karena ada rasa bersalah. Lalu setelah itu saya merasa takut dan cemas akan mati. Ditambah lagi saya muntah dan tidak bisa tidur 3 hari 3 malam. Waktu saya periksa, katanya saya kena asam lambung dan kurang darah. Tapi sudah 10 hari, saya masih merasakan takut mati dan sesak nafas.

    Halo Shellavillia, 

     

    Terima kasih sudah bertanya ke Alodokter.

    Adanya perasaan takut dan cemas  terjadi karena adanya gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan merupakan rasa cemas atau khawatir yang berlebihan dan tak terkendali sehingga mengganngu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis di dalam tubuh ataupun adanya stres atau tekanan psikis tertentu. Secara detail adapun beberapa kondisi yang dapat menyebabkan keluhan tersebut adalah sebagai berikut: 

    1. Pernah adanya trauma tertentu atau adanya atau pengalaman bullying
    2. Adanya gangguan pada bagain otak yang mengendalikan emosi dan tingkah laku
    3. Ketidakseimbangan senyawa serotonin dan noradrenalin yaitu hormon yang mengatur cemas dan mood seseorang
    4. Adanya cedera kepala yang mengenai bagian yang mengendalikan emosi
    5. Jenis kelamin. Seseorang perempuan memiliki kerentanan yang lebih besar dibading dengan lelaki. 
    6. Pernah menggunakan obat-obat terlarang
    7. Adanya kondisi medis lainnya. 

    Kondisi muntah yang Anda rasakan dapat berupa keluhan sistemis dari adanya kecemasan yang terjadi ataupun adanya kondisi medis lain seperti gangguan lambung, alergi makanan, adanya penyakit asam lambung ataupun jenis gangguan pencernaan lainnya. Jika keluhan Anda sudah semakin tidak nyaman dan memburuk sebaiknya kembali berkonsultasi dengan dokter yang sudah merawat Anda sebelumnya. Perlu tidaknya rujukan ke dokter spesialis lain seperti dokter psikiatri akan disesuaikan dengan hasil konsultasi Anda selanjutnya. Dengan demikian, dapat dilakukan penanganan yang sesuai demi mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. 

    Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. 

     

    Salam, dr. Tiwi