Tanya Dokter

  • Hidung tersumbat tidak kunjung sembuh

  •  soewest9
    Anggota

    Hallo dok,nama saya arif dok umur saya 17 tahun baru akhir2 ini saya merasakan nafas saya sesak pada malam hari di sertai hidung tersumbat disalah satunya.

    Apakah ini penyakit yang serius dok?? apa saya harus bawa ke dokter untuk memeriksa penyakit saya ini dok??

    Tolong di jawab dok.

    Sebelumnya Terima Kasih dok..:D

    Selamat pagi, Soewest. Terima kasih atas pertanyaan Anda.

    Penyebab hidung tersumbat tidak sembuh - sembuh diantaranya adalah:

    ·         Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA)

    ·         Rhinitis akut

    ·         Rhinitis alergi, misalnya terhadap debu, makanan, susu, bahan lateks

    ·         Sinusitis

    ·         Polip hidung

    ·         Adanya benda asing di dalam hidung

    ·         Suhu dingin, flu

    ·         Deviasi septum hidung

    ·         Stress

    ·         Gangguan kelenjar tiroid

     

    Sesak nafas adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan bernafas atau tidak cukup mendapat asupan udara. Mengi adalah suara yang dihasilkan ketika udara mengalir melalui saluran napas yang menyempit. Penyempitan ini dapat disebabkan oleh sekresi mukus yang terkurung di dalam saluran napas atau penyempitan otot saluran napas atau pengetatan di sekitar saluran napas. Ada beberapa kondisi yang dapat memungkinkan timbulnya sesak disertai dengan mengi yaitu :

    • 1.    Pilek
    • 2.    Alergi
    • 3.    Asthma
    • 4.    Penyakit paru obstruksi kronis/PPOK
    • 5.    Infeksi saluran paru – paru seperti sinusitis, bronkiektasis, bronkiolitis, penyakit croup

    Berdasarkan apa yang Anda sampaikan kemungkinan keluhan yang Anda alami adalah asthma. Asma bronkhiale, atau yang lebih sering disebut dengan asma merupakan peradangan (inflamasi) pada saluran pernapasan bagian bawah (bronkhus, bronkhiolus, alveolus) yang mengakibatkan penyempitan jalan napas.

    Kondisi ini ditandai dengan berbagai gejala, seperti:

    ·         Batuk dan hidung tersumbat

    ·         Sesak napas

    ·         Bunyi napas tambahan (mengi), terutama saat menghembuskan napas

     

    Penyebab asma hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, diduga dipicu oleh beberapa faktor, seperti:

    ·         Keturunan (genetik)

    ·         Alergi atopik

    ·         Memiliki riwayat bronkhitis atau infeksi paru saat kecil

    ·         Riwayat lahir prematur atau BBLR

    ·         Sering terpapar asap rokok, dan sebagainya

     

    Asma termasuk penyakit yang diakibatkan oleh reaksi alergi, yang ditandai dengan sesak, batuk dan mengi ketika terjadi serangan/kambuh. Tingkat keparahan penyakit ini dibagi menjadi :

    1.   Ringan : dapat berjalan, dan berbicara kalimat, ditemukan mengi yang lemah, dengan nadi < 100x / menit, sesak dimana saturasi oksigen > 95%

    2.  Sedang : pasien lebih suka duduk, kalimat terbatas, terdapat tarikan dinding dada, terdengar mengi, nadi 100 – 120x/menit, saturasi oksigen 91 – 95 %%

    3.  Berat : sukar berjalan, duduk membungkuk, berbicara kata, pasien pingsan, tarikan dinding dada, mengi keras >120x/menit, saturasi oksigen <90 %.

     

    Berdasarkan derajatnya :

    ·    Intermiten bila serangan < 1x/minggu (bulanan), gejala malam < 2x sebulan (VEP1 > 80 %, APE > 80 % dan variabilitis >20%)

    ·     Persisten ringan bila serangan 1 x/minggu tetapi <1x/hari, gejala malam > 2x dalam 1 bulan, (VEP1 > 80 %, APE > 80 % dan variabilitis 20 - 30%)

    ·   Persisten sedang bila serangan setiap hari, gejala malam > 1x seminggu, (VEP1 60 – 80 %, APE 60 – 80 % dan variabilitis >30%)

    ·      Persisten berat bila serangan setiap saat, sering, (VEP1 < 60 %, APE < 60% dan variabilitis >30%)

    Serangan asma (eksaserbasi) seringkali dipicu oleh paparan alergen (debu, bulu hewan, serbuk bunga), perubahan cuaca, infeksi paru, kelelahan, konsumsi makanan tertentu, serta stres emosional yang berlebihan.

    Berdasarkan apa yang Anda alami, hal ini merupakan bentuk eksaserbasi (serangan) akut dari asthma. Untuk dapat memastikan apakah keluhan yang  Anda rasakan apakah asthma atau gejala penyakit lain serta mengatasi keluhan Anda segera, saya sarankan Anda untuk memeriksakan diri Anda ke IGD rumah sakit terdekat atau ke dokter spesialis THT sehingga dapat dilakukan perawatan terhadap Anda. Dokter yang akan memeriksa Anda pasti akan menanyakan keluhan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik atau pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah, terutama untuk melihat spesifik eosinophilia, tes spirometri, rontgen.

    Sesak yang Anda alami berhubungan dengan asthma yang kambuh dipicu oleh cuaca / suhu pada malam hari yang lebih dingin atau mungkin karena adanya infeksi saluran pernafasan. Asthma bukanlah penyakit yang dapat sembuh namun dapat dicegah dan dikontrol sehingga tetap normal. Untuk meredakan gejala asma, dokter umumnya akan meresepkan obat-obatan yang berfungsi sebagai controller (mencegah serangan asma) dan reliever (mengatasi jika serangan asma datang), selain itu dapat diberikan pula obat untuk mengurangi keluhan batuk Anda seperti ambroxol dan antibiotik. Sementara itu, untuk membantu mengurangi kemunculan serangan asma, sebaiknya Anda lakukan tips berikut:

    ·        Hindari paparan alergen

    ·        Hindari stres dan kelelahan fisik yang berlebihan

    ·        Gunakan masker saat berada di tempat umum

    ·    Bila Anda menggunakan kipas, maka bersihkan kipas Anda secara teratur. Karena pada kipas dapat ditemukan debu dalam jumlah yang cukup banyak.

    ·        Perbaiki ventilasi dan sanitasi lingkungan sekitar Anda

    ·      Saat terasa sesak, jangan panik, tenangkan diri Anda, pindah ke tampat yang nyaman, lalu atur napas (tarik napas 2 detik melalui hidung, lalu hembuskan napas 3 detik melalui mulut)

    Anda dapat membaca artikel ini. 

    Penyebab Hidung Tersumbat dan Tips Mudah Mengatasinya 

    Sering Sesak Nafas? Ini Bisa Menjadi Penyebabnya

    Semoga bermanfaat,

     

    dr. Dian