Tanya Dokter

  • sesak napas 1 minggu setelah terbentur setang motor

  •  hayuperdana
    Anggota

    Halo dok, 1 bulan yg lalu saya mengalami kecelakaan dan dada saya terbentur setang sepada motor, pda 1 mnggu pertama tidak terasa gejala sesak pd pernapasan hnya skit pda sendi2 dan tulang dada, tp mnggu berikut nya saya merasakn kesulitan untuk bernapas hingga sekarang. Mengapa demikian dok, mohon penjekasan nya dan saran dokter untuk dilakukan pemeriksaan apa, krna saya sdh cek dg foto thorax d'RS dan kata nya saya tidak apa2 tetapi saya kesulitan untuk bernapas

    hayuperdana  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat malam, Kesulitan bernapas setelah mengalami benturan di dada perlu dicurigai adanya trauma pada paru maupun selaput paru. Kondisi yang dapat diakibatkan oleh benturan di dada adalah :

    • Pneumothoraks, yaitu robeknya selaput paru-paru, sehingga terdapat kebocoran pada ruang paru, mengakibatkan paru-paru pada sisi tersebut kolaps, dan menyebabkan kesulitan bernapas. Namun biasanya gejala ini terjadi segera setelah kecelakaan dialami.
    • Hematothoraks, yaitu adanya pengumpulan darah pada rongga selaput paru, dimana seharusnya rongga selaput paru merupakan rongga kosong yang elastis untuk menjaga paru saat kembang dan kempis. Disaat terisi cairan atau darah, maka pengembangan paru tidak sempurna (sama halnya dengan penumothoraks dimana rongga tersebut terisi udara), sehingga menyebabkan rasa kesulitan bernapas dan nyeri saat bernapas.
    • Tamponade jantung, terisi cairan atau darah di antara rongga selaput jantung, menyebabkan kerja jantung tidak maksimal, sehingga timbul gejala sesak napas, nyeri dada, tekanan darah menurun, nadi menurun, dll.
    • Cedera pada tulang iga atau otot dinding dada, sehingga terasa nyeri saat bernapas seiring dengan pergerakan dinding dada.
    • Penyebab sesak lain tidak terkait dengan benturan di dada seperti pada GERD (asam lambung meningkat), pneumonia, TB paru, penyakit jantung, penyakit ginjal, dll.
    Sebaiknya jika Anda merasa sesak, maka segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan penggalian gejala lebih spesifik, pemeriksaan fisik, terutama daerah dada, paru dan jantung, serta melakukan pemeriksaan rontgen dada untuk memastikan penyebab. Jika Anda sudah memeriksakan namun masih merasa tidak yakin, Anda boleh memeriksakan ulang atau mencari second opinion untuk meyakinkan diri Anda. Sekian informasi yang dapat saya berikan, semoga dapat bermanfaat.