Tanya Dokter

  • Sesak napas setelah menelan bayclin deterjen

  •  Susanty
    Anggota
    Dok,saya mau bertanya sama dokter. Beberapa bulan yang lalu,saya pernah meminum beklin pakaian dok, dan saya langsung dibawa kerumah sakit terdekat, lambung saya udah dibersihin dok Dan setelah dibersihin saya dikasih obat dan sirup. Tapi dalam beberapa bulan ini Saya merasa ada aneh dengan pernapasan saya dok, saya merasa ada sesak napas dok, Apa itu ada hubungan ya ea dok, dengan minum beklin deterjen itu dok, Dan cara yang saya lakukan saat ini apa dokter, sebelum suatu saat nanti terlambat, makasih dokter sebwlumnya.
    Susanty  dr. Adhi Pasha
    Dokter

    Halo Susanty,

    Pemutih pakaian merupakan bahan kimia keras yang perlu untuk ditangani segera sebagaimana yang telah dilakukan pertolongan pada saat Anda mengalaminya. Bahan kimia tersebut dapat bersifat korosif dan merusak seperti misalnya perdarahan dan kerusakan jaringan pencernaan tergantung dari jenis bahan kimia yang tertelan.

    Rasa sesak yang terjadi beberapa bulan setelahnya dapat dipicu oleh hal yang berkaitan dengan kejadian sebelumnya ataupun dapat juga tidak ada pengaruh dari kejadian sebelumnya untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter terlebih jika gejala memberat dan mengganggu aktivitas.

    Rasa sesak dapat disebabkan oleh beberapa pemicu seperti misalnya:

    • Gangguan saluran pernapasan seperti pilek, sinusitis, alergi, asma, infeksi paru, keracunan gas tertentu, penyakit paru obstruktif, patah tulang rusuk
    • Gangguan jantung
    • Serangan darah renda dan anemia
    • Gangguan saluran pencernaan seperti penyakit asam lambung

    Untuk itu perlu dikenali bagaimana gejala timbul, apa yang menjadi pemicu dan pemberatnya, hal yang memperingan gejala dan juga karakter dari sesak yang timbul. Hal ini akan membantu dokter untuk menentukan penyebabnya. Selain itu dokter juga akan melakukan pemeriksaan baik pemeriksaan fisik dan penunjang untuk mengetahui penyebab dari kondisi yang Anda alami, pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan mulai dari foto rontgen, tes spirometri, endoskopi untuk menilai kondisi saluran pencernaan, lab darah, pemindaian dengan CT scan dan pemeriksaan lain yang diperlukan.

    Semoga bermanfaat,

    dr. Adhi P.