Tanya Dokter

  • Amankah berhubungan seks selama hamil?

  •  Yuqning Ninit
    Anggota

    selamat malam. begini dok, saya mau tanya masalah hubungan sex waktu hamil dan organ kewanitaan. saya sedang hamil 3 bulan, kenapa akhir2 ini libido sex saya tinggi sekali sampai suami kewalahan melayani. Tiap hari selalu ingin rasanya berhubungan, pagi siang sore malam shg setiap hari sngat jarang sekali memakai celana dalam karena miss V sering terangsang dan posisi sex yang sering dipakai adalah nungging, duduk dan jongkok. yang kedua katanya teman2 miss V saya tidak berbulu dan tidak disunat shg mudah sekali terangsang. Perlu diketahui bentuk miss v saya memang tidak berbulu dan ada daging gelambir/jawer/jembel ayamnya panjang, jika dalam posisi berdiri, gelambirnya msh kelihatan walaupun diliat dari belakang dengan paha sedikit membuka. terima kasih.

    Hai, Peningkatan libido yang Anda alami tidak berhubungan dengan bentuk organ kelamin maupun ada/tidaknya bulu kemaluan. Saat hamil secara normal seorang wanita dapat mengalami peningkatan libido atau gairah seksual. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya aliran darah ke organ intim dan payudara, sehingga menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan. Selain itu peningkatan kadar hormon yang terjadi selama kehamilan sangat berperan penting dalam meningkatkan libido seksual wanita. Hubungan intim selama kehamilan boleh dilakukan sepanjang tidak ada masalah kesehatan pada ibu dan janin. Dalam trimester pertama (usia kehamilan 1-3 bulan) posisi misionaris masih dapat digunakan. Namun seiring dengan membesarnya kehamilan posisi yang dianjurkan adalah posisi spooning, yaitu wanita berbaring miring dan penetrasi dilakukan dari samping atau belakang. Beberapa ahli menyarankan penggunaan kondom selama berhubungan seksual saat kehamilan, karena sperma mengandung hormon prostaglandin yang dapat memicu terjadinya kontraksi pada rahim. Namun demikian, hubungan seksual saat hamil harus dihindari pada kondisi berikut ini:

    • Mengalami perdarahan
    • Mengalami kebocoran air ketuban
    • Leher rahim terbuka terlalu awal
    • Mempunyai riwayat persalinan prematur
    • Mengalami kondisi plasenta previa, yaitu plasenta menutupi bukaan leher rahim
    Sebaiknya Anda tetap melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin (ANC/Ante Natal Care) ke Dokter kandungan di kota Anda untuk memantau kondisi ibu dan janin sepanjang kehamilan. Dengan ANC yang rutin maka berbagai penyulit yang mungkin timbul akan diketahui secara dini dan dapat segera ditangani. Baca laman artikel berikut ini: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman