Tanya Dokter

  • Penularan hiv dan pengobatan sifilis

  •  Doni anggara
    Anggota
    Dok saya mau nanya, sya melakukan hubungan berisiko trus saya tes hiv don 100 hr stlah pajanan halnya non reaktif, apakah saya tes lagi dok, dan dikepala penis saya ada luka dok, sifilis sya hlng tmbul, saya nnya kalau siwnta oral pnya kita tapi pnya kita gak da luka dikepala, dan oralnya cma sbntr, kita kena sifilis tapi luka dikepala penis gak da tapi dioral, bisa gak pindh ke wanitanya dok? Mks dok
    Doni anggara  dr. Devika Y
    Dokter

    Halo Doni,

    Menurut pedoman Depkes RI, tes HIV yang dilakukan minimal 3 bulan setelah perilaku beresiko sudah bisa konklusif atau jika hasil tes HIV pasca 3 bulan hasilnya non reaktif, maka Anda dikatakan HIV negatif dan tidak perlu pemeriksaan ulang.

    Namun pada beberapa kasus, misalnya orang yang dites termasuk orang beresiko tinggi, atau hasil tes konfirmasi ada yang meragukan, bisa dilakukan tes ulang 6 bulan setelah perilaku beresiko. Jika Anda masih khawatir, Anda boleh melakukan tes HIV ulang di bulan ke 6 pasca perilaku beresiko yang terakhir dilakukan.

    Akan lebih baik lagi jika Anda melakukan konsultasi di klinik VCT. Disana Anda bisa mendapatkan deteksi penyakit menular seksual lain, konseling pra tes HIV, tes HIV, serta konseling pasca tes HIV. Konseling pasca tes HIV bertujuan agar Anda tau apa saja yang sebaiknya dilakukan berkaitan dengan hasil tes.

    Adapun mengenai sifilis, apakah Anda sudah berobat ke dokter? Penanganan sifilis adalah dnegan antibiotik injeksi yang disuntikkan dalam dosis dan pengulangan tertentu bila perlu sesuai dengan hasil pemeriksaan oleh dokter.

    Apabila sifilis sudah ditangani dengan benar, maka sifilis akan sembuh total. Namun jika tidak ditangani akan bisa menyebabkan komplikasi menjadi sifilis sekunder dengan lesi / luka dibagian tubuh mana saja, sifilis laten, dan akhirnya menjadi sifilis tersier yang membahayakan jiwa.

    Dalam kasus Anda, perlu dipastikan apakah sifilis kambuhan disebabkan karena Anda masih melakukan hubungan seks bebas sehingga terjadi reinfeksi / infeksi berulang atau karena kambuh menjadi sifilis sekunder akibat sifilis Anda tidak diobati? Kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter agar bisa dilakukan pemeriksaan dengan tes darah dan tes cairan penis bila ada untuk mengetahui kondisi Anda sehingga Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

    Terkait dengan pertanyaan Anda, penularan sifilis bisa dengan beberapa jalan seperti hubungan seksual baik oral, anal, dan vaginal, pemakaian jarum suntik tidak steril termasuk jarum tindik dan tattoo, kontaminasi darah, dan penularan dari ibu ke janinnya. Jika seorang pria memiliki kuman sifilis dalam tubuhnya lalu dilakukan oral seks oleh wanita, maka wanita tersebut bisa tertular sifilis meskipun sedang tidak ada luka di penis pria tersebut. Umumnya sifilis masih bisa dilurkan pada orang lain hingga 1 atau 2 tahun setelah terinfeksi tanpa pengobatan yang tepat.

    Ada baiknya untuk mulai menghindari seks bebas agar terhindar dari segala penyakit menular seksual yang berbahaya.

    Berikut ini artikel yang berhubungan dengan topik pertanyaan Anda:

    Tes HIV
    Sifilis

    Terimakasih dan semoga membantu,

    dr. Devika Y