Tanya Dokter

  • Keluarnya cairan berwarna kuning kehijauan dari penis

  • Selamat malam Dok. saya mau menanyakan ttg penyakit sifilis. sudah beberapa hari saluran kencing saya merasa gatal. dan beberapa hari ini juga saya minum obat supertetra serta Amoxcilin secara bersamaan. dan tadi siang saya buang air kecil dan berwarna hijau kekuningan. dan malam ini barusan saja mengeluarkan sedikit nanah tetapi tidak bersamaan saat buang air kecil. apakah ini bisa dikategorikan saya terkena penyakit sifilis. sedangkan saya tidak suka jajan.

    Hai, Keluhan keluarnya cairan berwarna kuning kehijauan dari penis yang Anda alami dapat merupakan suatu Gonore, yaitu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Gejalanya meliputi:

    • Keluarnya cairan berwarna putih, kuning atau kehijauan dari penis
    • Nyeri saat buang air kecil
    • Sakit pada testis
    • Pembengkakan pada kulup penis
    Penanganan Gonore meliputi pemberian antibiotik yang sesuai, baik melalui injeksi/suntikan maupun obat oral/tablet yang dikonsumsi sesuai dengan petunjuk Dokter. Sifilis merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri, namun memberikan gejala yang berbeda dengan Gonore. Gejala utama pada Sifilis adalah timbulnya luka pada organ kelamin yang tidak nyeri, dan tidak disertai dengan pengeluaran cairan dari penis. Kemungkinan penyebab lain yang dapat memberikan gejala yang serupa adalah Trikomoniasis dan Klamidia. Keduanya merupakan infeksi menular seksual dan dapat memberikan gejala yang serupa, yaitu keluarnya cairan putih dari penis, sakit saat buang air kecil, serta nyeri pada testis/penis. Untuk memastikan penyebabnya sebaiknya Anda memeriksakan diri ke Dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan seperti tes cairan penis, tes darah, dan sebagainya. Penanganan yang tepat akan diberikan sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Hindari mencoba-coba mengobati sendiri, karena penggunaan antibiotik yang tidak tepat jenis dan dosisnya dapat mengakibatkan terjadinya resistensi bakteri terhadap pengobatan. Beberapa anjuran yang dapat dilakukan:
    • Menjaga kebersihan area kelamin
    • Tunda hubungan seksual selama dalam pengobatan, atau gunakan pengaman (kondom) saat berhubungan intim
    • Lakukan pengobatan bersama dengan pasangan untuk menghindari terjadinya efek ping-pong (kembali saling menularkan)
    • Lakukan kontak seksual secara bertanggung jawab
    Baca laman artikel berikut ini: Gonore Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman

    Terimakasih informasinya dok... tapi ada hal yg masih janggal yg saya rasakan... saya buang air kecil tidak merasa sakit, tetapi sesudahnya dan utk tanda pembengkakan di area kelamin blm ada. serta rasa nyeri pun blm ada.

    Hai, Pada kasus tertentu memang tidak selalu seluruh gejala akan muncul. Misalnya pada Gonore, sekitar 10% pria tidak mengalami gejala sama sekali sehingga infeksinya dapat tidak disadari. Jika keluhan terus berlanjut silakan Anda memeriksakan diri ke Dokter agar penyebabnya bisa segera diatasi. Salam, dr. Muliani Sukiman