Tanya Dokter

  • apa sifilis sama dengan gonore?

  •  lukas
    Anggota

    Dok,saya dl pernah terkena gonore,setelah dikasi obat antibiotik oleh dokter,maka keluhan spt nanah sudah tidak keluar lg dr kemaluan. Apa gonore sama sifilis sama dok? Karena baru2 ini saya mendapat laporan dari PMI yg mengatakan saya terkena sifilis,tetapi tidak ada satupun gejala sifilis yg saya rasakan,apa saya terkena sifilis laten? Tetapi bukankah sifilis latien itu sudah fase ketiga dari sifilis? dimana saya bs memeriksa apakah saya terkena sifilis atau tidak? Dok tolong bantu pencerahannya,terima kasih

    lukas  lukas
    Anggota

    Kok pertanyaan saya ga dijawab dok?

    Hai,   Sifilis tidak sama dengan gonore. Gonore merupakan infeksi menular seksual yang disebabkan kuman Neisseria Gonorrhea dan menimbulkan keluhan nyeri BAK disertai keluarnya cairan putih ( seperti nanah ) dari lubang kemaluan. Sementara Sifilis merupakan infeksi menular seksual yang disebabkan oleh kuman Treponema pallidum dan menimbulkan gejala awal berupa luka / ulkus pada kemaluan yang tidak nyeri dan akan sembuh sendiri tanpa meninggalkan bekas sehingga kadang tidak disadari oleh penderita. Gejala sifilis terbagi menjadi beberapa tahapan yaitu :

    1. Tahap primer dimana terjadi luka / ulkus pada kemaluan / bagian tubuh seperti anus ( jika Anda melakukan seks anal) ,mulut ( jika Anda melakukan seks oral ). Ulkus ini tidak berasa nyeri dan akan sembuh sendiri tanpa meninggalkan bekas sama sekali. Tahapan primer biasa muncul 3 minggu - 3 bulan setelah terinfeksi.
    2. Tahap sekunder. Pada tahap ini timbul gejala seperti flu yaitu rasa lemah, sakit tenggorokan, demam dan yang khas adalah disertai adanya ruam / bercak kemerahan pada telapak tangan dan kaki. Gejala ini bisa menetap selama sebulan sampai kemudian menghilang.
    3. Tahap laten. Pada tahap ini sifilis tidak menimbulkan gejala apapun. Namun pada tahun pertama sifilis laten masih bisa menularkan kuman kepada orang lain. Jika tidak diobati maka kondisi seseorang akan semakin buruk dan bisa jatuh ke tahap paling berbahaya yaitu sifilis tersier.
    4. Tahap tersier. Pada tahap ini kuman treponema akan menyebabkan kerusakan pada organ tubuh dan menyebar luas kemana mana. Kadang bisa menimbulkan kelumpuhan, kebutaan hingga stroke dan kematian.
    Diagnosis sifilis bisa dilakukan dengan pengecekan / tes darah di laboratorium / RS. Pengecekan bisa dilakukan setelah 90 hari pasca terinfeksi untuk memastikan telah terbentuknya antibodi sifilis. Penanganan sifilis adalah dengan pemberian antibiotik. Hingga kini pilihan antibiotik terbaik masih bisa dilakukan oleh penissilin secara injeksi.
    1. Pada tahun pertama terinfeksi mungkin dosis penisilin injeksi single dose dianggap cukup untuk membunuh kuman. Namun jika kondisi sudah parah maka dosis antibiotik harus disesuaikan. Pada kondisi tersier bahkan antibiotik harus diberikan melalui infus di RS.
    Saran saya berobatlah ke dokter kulit kelamin untuk memeriksakan kondisi Anda dan mendapatkan penanganan secepatnya. Untuk mencegah penularan dan terinfeksi kembali maka sebaiknya Anda melakukan beberapa hal di bawah ini yaitu :
    1. Berpantang seks bebas
    2. Gunakan kondom
    3. Tidak berhubungan saat belum mebdapat pengobatan.
    Baca artikel sifilis di SINI.   Semoga membantu.   Dr. Yusi  

    lukas  lukas
    Anggota

    Terima kasih dok

    lukas  Udinn
    Anggota

    Dok, apakah bru bbrpa minggu merasa tertular.. dan cek darah akan keluar hasilnya??

    Halo Udinn,   Pengecekan darah pada sifilis sebaiknya dilakukan setelah 3 bulan merasa tertular (melakukan hubungan intim beresiko) untuk memastikan terbentuknya antibodi pada tubuh akibat periode jendela yang terjadi pada infeksi sifilis. Dengan begitu maka hasil akan lebih akurat. Jika baru beberapa minggu tertular maka sebaiknya Anda mengambil sample cairan dari luka / ulkus untuk memastikan ada tidaknya kuman treponema pallidum pada luka tersebut.   Semoga bermanfaat.   dr. Yusi