Tanya Dokter

  • Siklus haid yang normal

  • Mlm dok ... Sy Ida , 21th sdh menikah 7bln yg lalu , Stlh menikah sy Suntik KB yg 1bln , Lalu kemudian Tdk Memakai Kb lg , smpe Sekarang Sy blm hamil , sekitar 3bln lalu sy mengalami Haid 5 hari , (deres bngt ) Nah bln berikut nya smpe skrng klo sy haid cma 3/4hari udh bersih apa dari Siklus haid Yg sy Alami itu normal apa tdk ?? Dan apakah penyebab sy blm hamil ?? Mohon jawaban nya 😊

    Dear Aida,

    Menstruasi yang dikatakan normal adalah menstruasi yang berlangsung selama dua hingga tujuh hari setiap siklusnya dan berulang secara berkala setiap 21 sampai 35 hari sekali serta volume darah menstruasi yang keluar berkisar antara 10-80 mL persiklus menstruasi. Bila menstruasi yang Anda alami termasuk dalam kriteria di atas, maka masih tergolong menstruasi yang normal.

    Dalam merencanakan kehamilan, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut:

    - masa subur, masa di mana sel telur matang dilepaskan dan siap untuk dibuahi. Masa ini terdapat pada 12-16 hari sebelum menstruasi berikutnya bila siklus menstruasi Anda teratur. Bila siklus menstruasi Anda tidak teratur, Anda dapat melakukan perhitungan sebagai berikut:
       - catat setidaknya 6 siklus menstruasi terakhir Anda: misal 27, 29, 30, 27, 29, 28
       - catat hari pertama siklus menstruasi terakhir Anda: misal 1 Desember
       - siklus terpendek dikurangi 18 --> 27 dikurangi 18 = 9
       - siklus terpanjang dikurangi 11 --> 30 dikurangi 11 = 19
       - masa subur terletak pada hari ke-9 hingga ke-19 dihitung sejak tanggal 1         Desember --> 9 Dese hingga 19 Des
       - lakukan perhitungan dengan menggunakan data yang sesungguhnya
       - perhitungan ini hanyalah perkiraan, tidak dapat dijadikan patokan

    - frekuensi hubungan seksual, 3-4 kali dalam seminggu dianjurkan terutama pada masa subur
    - cek kesehatan Anda dan pasangan Anda
    - pola hidup sehat dan menjauhi kebiasaan buruk

    Artikel yang dpat Anda baca:

    Menghitung masa subur
    Tips jitu cepat hamil

    Semoga bermanfaat dan salam,

    dr. Rony Wijaya