Tanya Dokter

  • Sindrom nefrotik dan terapi infus albumin

  •  galahad
    Anggota

    Dear dokter, saya pernah divonis NS. sudah ditangani dengan terapi infus albumin. setelah itu semua penyakit tersebut bisa sembuh totalkah, atau akan kambuh lagi? pola hidup seperti apa untuk menghindari penyakit tersebut kambuh?

    galahad  dr. Nofrina
    Dokter

    Hi Galahad, Sindroma dalam bahasa medis berarti kumpulan beberapa gejala. Sehingga yang dimaksud dengan Sindroma Nefrotik (SN)  adalah sekumpulan gejala yang terdiri dari proteinuria masif (jumlah protein dalam urin > 50 mg/kgBB/24jam), hipoalbuminemia (berkurangnya kadar albumin dalam tubuh,  yakni <2,5 gr/100ml), dan edema (bengkak-bengkak berisi cairan) dengan atau tanpa disertai hiperlipidemia (kadar lipid yang tinggi dalam tubuh) dan hiperkolesterolemia (kadar kolesterol yang tinggi didalam tubuh). Pengobatan SN yang utama adalah dengan kortikosteroid  seperti prednisone secara teratur.  Pengobatan biasanya dilakukan selama 2 bulan. Apabila SN yang dialami tidak kunjung membaik, saya sarankan untuk segera kembali mengkonsultasikan diri anda ke dokter ahli penyakit dalam sebelumnya. Terapi albumin yang dilakukan saat perawatan sebelumnya lebih kepada penanganan kondisi hipoalbumin (kekurangan albumin dalam tubuh) yang biasanya menyebabkan tubuh menjadi edema (bengkak-bengkak). Pola makan yang harus diperhatikan oleh penderita SN adalah :

    • Diet rendah garam
    • Diet tinggi protein
    • Diet tinggi albumin
    • Serta membatasi konsumsi asupan cairan
    Penyebab dari SN itu sendiri terbagi menjadi : - SN Primer, yakni faktor penyebabnya tidak diketahui. Namun ada beberapa peneliti yang mengatakan bahwa SN primer terjadi akibat kelainan pada glomerulus itu sendiri tanpa penyebab lain. - SN Sekunder, timbul sebagai akibat dari suatu penyakit sistemik atau sebagai akibat dari berbagai sebab yang nyata seperti misalnya efek samping obat. Penyebab yang sering dijumpai adalah : Penyakit metabolik atau kongenital seperti diabetes melitus, amiloidosis, sindrom alport, miksidema Infeksi : Hepatitis B, malaria, schitosomiasis, lepra, sifilis, streptokokus, AIDS. Toksin dan alergen : logam berat (Hg), penisillamin, probenesid, racun serangga, bisa ular. Penyakit sistemik bermediasi imunologik : Lupus Eritematosus sistemik, purpura Henoch-Schonlein, sarkoidosis Neoplasma : Tumor paru, penyakit Hodgkin, tumor gastrointestinal, dll Sehingga penting bagi anda mengetahui jenis/penyebab SN yang anda alami agar dapat mencegah terjadinya SN berulang. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai SN, anda dapat membaca artikel Sindroma Nefrotik yang sudah disusun oleh tim alodokter. Semoga jawaban ini dapat membantu anda, Salam, dr. Nofrina