Tanya Dokter

  • Solusi atasi sindrom nefrotik

  •  Ismi Salehha
    Anggota
    Dok saya ismi ,saya sedang hamil sekitar 18minggu ,sedangkan saya punya riwayat sindrome nefrotik ,3minggu lalu saya cek darah dan cek urine ,hasil tes darah bagus sedangkan cek urine saya protein nya 2+ dok ,itu bagaimana ya dok apa ngaruh kejanin yg ada dikandungan saya? Bahaya apa ngga ya dok ,lalu bagaimana cara mengatasinya supaya aman untuk perkembangan dan persalinan nantinya dok? Terimakasih

    Halo,

    Sindrom nefrotik merupakan kumpulan gejala yang melibatkan penurunan fungsi ginjal.

    Ginjal memiliki fungsi sebagai filter darah dari zat/bahan yang tidak dibutuhkan lagi dalam tubuh, biasanya cairan, mineral dan elektrolit. Ginjal menjaga kadar protein dalam darah normal. Di dalam ginjal terdapat glomerulus yang merupakan bagian ginjal yang melakukan fungsi filterisasi dan menjaga protein dalam darah. Bila glomerulus mengalami masalah/kerusakan biasanya terjadi masalah ginjal, salahsatunya terbuangnya protein melalui air seni (proteinuria).  Protein yang rendah di dalam darah membuat cairan keluar dari pembuluh darah ke jaringan tubuh, hal ini yang membuat peningkatan tekanan darah dan pembengkakan tubuh. Sindrom nefrotik juga biasanya disertai dengan peningkatan kadar kolesterol dalam darah dan gangguan kekentalan darah. Biasanya sindrom nefrotik merupakan tanda adanya penyakit lain yang mendasari. 

    Untuk mengalami masa kehamilan yang baik, pada kondisi Anda yang memilki riwayat sindrom nefrotik, dibutuhkan pemantauan medis dan Anda perlu patuh minum obat di bawah pengawasan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan. Biasanya bila kondisi sindrom nefrotik belum teratasi dengan baik, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan akan bekerjasama dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dalam mengatasi sindrom nefrotik yang.

    Kehamilan dan persalinan dengan riwayat sindrom nefrotik dapat saja berjalan dengan baik bila fungsi ginjal, proteinuria dan tekanan darah dalam keadaan terkontrol. Ibu hamil dengan sindromnefrotik yang tidak terkontrol biasanya mengalami keadaan tekanan darah yang meningkat dengan bocornya protein ke dalam air seni disebut sebagai kondisi preeklamsia yang bila teratasi dengan baik akan menjadi eklamsia (preeklamsia berat dengan kejang).

    Sehingga ada beberapa resiko dalam kehamilan dengan kondisi sindrom nefrotik yang belum teratasi, sebagai berikut :

    • Masalah pada plasenta.
    • Kelaianan pertumbuhan janin yang terhambat, sehingga menyebabkan bayi lahir prematur dan bayi lahir dengan berat lahir rendah.

     

    Maka lakukan kontrol rutin kepada Dokter yang melakukan pemeriksaan medis langsung pada diri Anda.

    Baca di sini mengenai Sindrom Nefrotik.

    Demikian info yang dapat Kami bagikan, semoga membantu Anda.

    Salam sehat, Dr. Caecilia Haryu Aryapti.