Tanya Dokter

  • Risiko sipilis jika berganti-ganti pasangan

  •  Januar
    Anggota

    Dok, mohon maaf. Saya mau bertanya, semoga dokter membalas pertanyaan saya dok. Gini dok, saya sudah pernah melakukan hubungan badan 5x dengan seorang wanita. tapi itu jaraknya 1 tahun sekali dok, jadi yang pertama 1 wanita, setelah satu tahun berlalu wanita baru lagi, setelah satu tahun berlalu, wanita yang ke tiga. begitu seterusnya dok. yang saya ingin tanyakan, apakah saya terinfeksi sipilis. saya takut dok, saya baru tahu kalau ganti pasangan resiko terinfeksi sipilis. terima kasih dok, semoga dokter menyempatkan waktu untuk membalas pertanyaan saya.

    Januar  dr. Rico N
    Dokter

    Hai Januar, Untuk mengetahui apakah anda menderita sifilis, maka harus dilihat apakah anda mengalami tanda-tanda sifilis. tanda-tanda sifilis tergantung dari tahapannya : Tahap 1 (primer) biasa terjadi 2-3 minggu sejak perilaku beresiko, akan timbul luka/borok pada kelamin, dasar keras, tetapi tidak nyeri. luka ini akan hilang sendiri dalam waktu 4-8 minggu Tahap 2 (sekunder) manifestasinya bervariasi, biasanya sering muncul sebagai kemerahan/erupsi pada kulit 2-10 minggu setelah borok kelamin muncul dan paling banyak pada 3-4 bulan setelah infeksi, kira2 seperempat pasien tidak menyadari perubahan ini, ruam ini terjadi dikedua sisi tubuh dan biasanya tidak gatal. dapat disertai lemas, sakit kepala, mual, nyeri sendi, tidak nafsu makan, penmbesaran kelenjar getah bening Tahap laten umumnya tidak ada gejala, bisa berlangsung bertahun-tahun tahap 3 / tersier sifilis mengenai berbagai organ dan dpat menyebabkan gangguan jantung, otak, saraf, ginjal, dsb Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain pemeriksaan serologi darah, pemeriksaan mikrobiologi (diperiksa dengan mikroskop). Jika ada keraguan sebaiknya anda mengunjungi dokter untuk berkonsultasi secara langsung, lebih-lebih jika ada tanda-tanda tersebut diatas (terutama borok / luka kelamin). lebih lanjut tentang sifilis Selai itu, karena anda pernah melakukan perilaku beresiko, saya sarankan anda  menjalani VCT / konseling sukarela uantuk tes HIV juga, yang dapat dilakukan di RS pemerintah / tanyakan pada puskesmas terdekan dimana sarana kesehatan terdekat yang mengadakan pelayanan VCT. HIV/AIDS memeirksakan diri untuk deteksi HIV demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.

    Januar  Januar
    Anggota

    Iya dok saya menyesal. saya awalnya tidak tahu tentang pms. dok apakah saya beresiko terkena hiv ? apakah sebelum terkena hiv ditandai dengan pms ? terima kasih dok

    Januar  dr. Rico N
    Dokter

    Semua perbuatan beresiko, tentunya memberikan resiko terinfeksi HIV. Sehingga selalu disarankan untuk menjalani VCT. HIV tidak harus didahului oleh PMS seperti sifilis atau gonorre. bisa saja terjadi tanpa penyakit tersebut, karena penyebabnya juga berbeda

    Januar  Januar
    Anggota

    Jika positif apakah bisa dok daftar tni polri ?

    Januar  Januar
    Anggota

    Mau tanya lagi dok, saya terakhir melakukan hubungan badan tgl 6 juni lalu. kapan dok saya bisa tes hiv ?

    Januar  dr. Rico N
    Dokter

    Untuk hal tersebut, dapat anda tanyakan langsung ke institusi TNI atau POLRI. Akan tetapi umumnya dalam ujian masuk , akan ada tes kesehatan yang salah satunya mencangkup pemeriksaan terhadap Hepatitis B, hepatitis C, Sifilis, dan HIV. Tes HIV  dapat dilakukan  setelah melakukan perilaku beresiko, umumnya 3-4 minggu setelah perilaku tersebut dan kemudian diulang 3 bulan sejak perilaku beresiko untuk memastikan anda tidak sedang dalam masa jendela. informasi lebih lanjut terkait hal tersebut dapat anda buka di tautan yang saya sertakan di post sebelumnya

    Januar  Mas Andi
    Anggota

    Terimakasih.