Tanya Dokter

  • Pengobatan tanpa suntik untuk sipilis fase secunder

  •  dimas
    Anggota

    halo dokter...

    sy terjangkit ims dok, dr tanda tanda dan gejala, sipilis sy sudah memasuki fase secunder dok, dengan ruam kulit, demam, radang tenggorokan dan ruam ruam di kepala penis dok..

    sy belum cek ke klinik dok..

    sy takut jarum suntik. apakah untuk pemeriksaan dan pengobatan sy bisa tanpa jarum suntik.??

    mohon jawaban nya dokter

    terima kasih

    Hai Riandro, Sifilis atau sering disebut dengan raja singa merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema Pallidum. Penyakit ini merupakan salah satu dari penyakit menular seksual (PMS). Sifilis dapat menular melalui hubungan seksual baik dengan seks vagina, oral maupun anal dengan seseorang yang sudah terinfeksi sifilis dan bisa juga melalui cairan tubuh seperti darah dan melalui jarum suntik. Ada 4 fase pada penyakit sifilis, yaitu:

    • Sifilis primer yaitu saat gejala yang terjadi meliputi luka di penis
    • Sifilis sekunder yaitu saat gejala sudah sampai pasa ruam di telapak tangan dan kaki, nyeri tenggorokan, dll
    • Sifilis laten yaitu fase dimana seakan-akan sifilis sudah sembuh karena sudah tidak ada gejala
    • Sifilis tersier yaitu fse dimana penyakit sifilis dapat berakibat fatal pada tubuh seperti kebutaan, demensia, dll
    Pengobatan yang dilakukan terhadap penyakit sifilis ini akan tergantung terhadap fase yang sedang dialami oleh penderita. Semua fase akan mendapatkan antibiotik namun jenis dan cara pemeriannya akan berbeda. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sehingga dapat diberikan pengobatan yang sesuai dengan penyakit yang anda alami saat ini. Anda dapat melakukan tips di bawah ini:
    • Hindari melakukan hubungan seksual tanpa pengaman selama anda belum sembuh
    • Konsumsi makanan tinggi nutrisi dan vitamin
    • Segera berkonsultasi dengan dokter
    Anda dapat membaca artikel di bawah ini: Penyakit menular seksual Sifilis Semoga membantu dr. Yosephine U L Simanungkalit