Tanya Dokter

  • Sirosis Hati

  •  desivero
    Anggota

    Selamat sore dokter. Ibu saya terkena sirosis hati, dan katanya tidak bisa disembuhkan, harus konsumsi obat seterusnya. Perutnya saat ini buncit dan kaki juga bengkak. Namun setelah dirawat selama 10hari, ibu saya sudah tidak merasakan nyeri dan sesak. Makan sudah enak. Perut dan kakipun sudah mulai menyusut, tidak sebesar sebelum dibawa ke rumah sakit. Tidak ada muntah darah, tidak koma, dan kesadaran beliau masih normal. Yang mau saya tanyakan, apakah sirosis yang di derita ibu saya tergolong parah? Lalu apakah bisa untuk mencegah agar tidak menjadi lebih parah dan apakah bisa memperbaiki fungsi hati dengan cara medis / konsumsi makanan yang sehat? Terimakasih dokter.

    Halo,   Kondisi sirosis pada hati tidak bisa dikembalikan seperti semula karena terjadinya kerusakan sel pada liver. Sehingga kerusakan tidak bisa diubah menjadi sel yang sehat kembali. Jika melihat kondisi ibu Anda maka sirosis ibu Anda adalah termasuk sirosis hati yang terkompensasi, ditandai dengan adanya perbaikan dengan pengobatan yang diberikan pada ibu Anda. Kondisi terkompensasi ini bisa menjadi buruk secara perlahan jika penyebab sirosis liver Anda tidak diobati dengan baik. Jadi konsultasikan kepada dokter yang merawat ibu Anda mengenai kemungkinan penyebab sirosis liver ibu Anda sehingga penanganan bisa diberikan maksimal. Adapun beberapa penyebab sirosis antara lain adalah :

    1. Fatty liver = memperbaiki pola makan dan hidup sehat seperti olahraga.
    2. Alkohol = stop konsumsi alkohol
    3. Penyalahgunaan obat
    4. Infeksi virus = Hepatitis, obati infeksi hepatitis Anda agar kondisi sirosis tidak bertambah buruk dan bisa memperlambat kondisi sirosis.
    5. Infeksi bakteri
    6. Dll
    Secara garis besar pencegahan yang bisa disarankan untuk mencegah perburukan sirosis antara lain adalah :
    1. Cukup istirahat.
    2. Aktivitas normal
    3. stop dan hindari alkohol, makanan berlemak, dll.
    4. Olahraga
    5. Hindari bergadang, aktivitas terlalu berat dll.
    6. Rajin kontrol ke dokter.
    Semoga bermanfaat.   dr. Yusi