Tanya Dokter

  • penanganan pada penderita skizofrenia

  •  Neoma Yuanita
    Anggota
    Dok saya mau tanya, saya punya temen umur 23 tahun dia itu suka bilang kalau dia lagi sakit parah tapi tiap2 ke dokter dia itu gapapa. Jadi kayak cuma perasaan dia aja gitu dok. Sama dia itu suka ngerasa punya pacar tapi sebenernya ga ada dok. Terus suka senyum bahkan sampe teriak2 ga jelas padahal ga ada pemicunya jadi kayak ngehayal sendiri gitu. Sekarang dia jadi lebih suka ngelamun, suka ngomong sesuatu yg sebenernya dia juga gatau. Kayak tiba2 dia bilang bisa liat hantu atau dia merasa kenal sama seseorang yg sebenernya orang itu ga kenal sama dia. Menurut dokter itu kenapa ya? Apa ada hubungannya sama kejiwaan dia ya dok? Terimakasih sebelumnya dok

    Hai Neoma Yuanita,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Skizofrenia merupakan gangguan mental kronis yang menyebabkan penderitanya mengalami delusi, halusinasi, pikiran kacau, dan perubahan perilaku. Gangguan ini bisa menyebabkaan penderitanya mengalami berbagai gejala, di antaranya yakni:

    • Gejala negatif:
      - Tidak mau bersosialisasi, tidak nyaman berada dekat dengan orang lain sehingga lebih memilih untuk berdiam di rumah
      - Tidak dapat berkonsentrasi
      - Gangguan pola tidur
      - Kehilangan minat dan motivasi dalam segala aspek hidup, termasuk minat dalam menjalin hubungan
    • Gejala positif:
      - Halusinasi
      - Delusi
      - Pikiran kacau
      - Perubahan perilaku

    Merasakan sakit yang cukup parah, tanpa dijumpai kelainan medis apapun bisa saja merupakan gejala skizofrenia. Merasa memiliki kekasih dan bisa melihat hal-hal yang berbau gaib (termasuk hantu) mungkin merupakan gejala delusi, yakni suatu keyakinan yang salah karena bertentangan dengan kenyataan. Sering berteriak-teriak tanpa sebab dan berbicara tidak jelas bisa menandakan pikirannya yang kacau.

    Penyebab skizofreia hingga kini belum diketahui secara pasti, namun diduga dipicu oleh kombinasi dari faktor psikologis, fisik, genetik, dan lingkungan.

    Mendeteksi apakan seseorang memang benar mengidap skizofrenia membutuhkan wawancara dan pemeriksaan psikiatrik secara mendalam. Karena, pada banyak kondisi, gejala skizofrenia bisa sangat mirip dengan gejala penyakit lainnya, seperti:

    • Psikosis terkait intoksikasi alkohol
    • Gangguan bipolar
    • Gangguan mental terkait penyalahgunaan obat terlarang
    • Gangguan delusi
    • Depresi
    • Gangguan mental terkait kondisi medis tertentu, misalnya karena gangguan metabolik, tumor otak
    • Gangguan skizoafektif
    • Gangguan skizofreniform

    Untuk memastikannya, Anda bisa mengajak rekan Anda tersebut untuk berkonsultasi secara langsung dengan dokter spesialis kejiwaan (psikiater). Jika diperluan, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang, seperti CT scan, MRI, dan pemeriksaan darah.

    Sebagai langkah awal, Anda bisa lakukan tips berikut:

    • Ajak rekan Anda berdiskusi, apakah ia memiliki masalah yang perlu dibantu untuk diselesaikan
    • Ajari rekan Anda untuk belajar terbuka dengan kerabat dan orang lain yang ia percaya
    • Alihkan pikirannya yang kacau, misalnya dengan berekreasi, beribadah, berolahraga, atau melakukan hobi lainnya
    • Jangan menghakimi, belum tentu apa yang dialami rekan Anda tersebut memang disebabkan oleh skizofrenia, harus diperiksakan dulu ke dokter
    • Sarankan rekan Anda tersebut untuk cukup istirahat, hindari rokok, alkohol, dan obat terlarang
    • Ajak keluarga dan orang-orang terdekatnya untuk turut bersama-sama memperbaiki kualitas hidupnya

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah