Tanya Dokter

  • Pengaruh skoliosis terhadap pernapasan

  • Malam dok, Saya mau nanya dok, Saya menderita skoliosis dengan derajat kelengkungan 32 derajat, Baru2 ini saya sering sesak dan sulit ketika bernafas. Dengan derajat skoliosis 32 apakah itu mempengaruhi pernafasan saya dok? Terima kasih dok

    Luis Corianti Simanungkalit  dr. Rico N
    Dokter

    Halo, Skoliosis adalah suatu kondisi dimana tulang belakang mengalami kelengkungan kesamping. Terlepas dari penyebabnya, kondisi ini dibagi menjadi 3 derajat :

    • Ringan : 10-25 derajat
    • Sedang : 25-40 derajat
    • berat : > 40 derajat
    Pada skoliosis berat, dapat terjadi gangguan keardiopulmoner (jantung dan paru) karena kerjanya yang menjadi berat akibat perubahan bentuk rongga dada yang memberikan penekanan pada kedua organ tersebut. Pada skoliosis 32 derajat (derajat sedang), biasanya kepala-bahu-pinggang mulai terlihat tidak sama/simetris, belikat terlihat lebih menonjol dan ditemukan punuk pada tulang rusuk, sering timbul nyeri dan sakit kepala, serta mulai dapat terjadi kelelahan jika beraktivitas fisik. Jadi, ya, ada kemungkinan sesak yang anda alami disebabkan oleh skoliosis anda. Jika hal tersebut juga sering anda alami bahkan saat istirahat, maka harus berhati-hati karena bisa saja derajat skoliosisnya bertambah. Saran saya, sebaiknya kunjungi dokter ahli ortopedi anda untuk berkonsultasi lebih lanjut mengenai masalah ini, termasuk menjalani evaluasi ulang dan terapi yang sesuai. Pada umumnya pada skoliosis 32 (25-40) derajat memerlukan pemasangan Brace disertai dengan rehabilitasi spine. Tindakan operasi biasanya baru dibutuhkan jika kelengkungan melebihi 45-50 derajat dan tidak dapat dihambat dengan penggunaan brace. Pada daasrnya, terapi untuk skoliosis :
    • Observasi
    • Penggunaan orthosis / brace
    • Rehabilitasi spine termasuk latihan fisik
    • Pengobatan alternatif dan komplementer :
      • Yoga
      • Chiropractic
      • Stimulasi listrik
    • Obat : biasanya sebatas anti nyeri yang digunakan hanya jika diperlukan
    skoliosis demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.