Tanya Dokter

  • Solusi keputihan

  • Saya sering mengalami keputihan berwarna putih susu tapi tidak bau dan gatal..dan saya sering melakukan pengecekan dengan cara memasukkan jari ke dalam vagina..dibagian dalam seperti ada yg membengkak apkah itu namanya serviks ya dok?tapi jika tidak sedang bengkak tidak cairan dan cenderung mengering..dan saya pun akhir2 ini tidak boleh terlambat mengganti celana dalam setelah bak bab dan saat haid..jika terlambat saja sekali akan bereaksi agak terasa gatal pada mulut vagina saya..kira2 apa ya dok yg saya alami..disaat melakukan hubungan intim dengan suami saya juga bisa menyemprot di vagina saya dengan posisi tidur miring sebelah kiri dan suami memasukan penisnya dengan menduduki saya diatas sambil saya jepit dan vagina saya bisa mengeluarkan cairan putih kental yg banyak dan orgasmenya pun sangat puas hal seperti itu sudah saya alami sejak kecil apakah itu normal dok?terkadang saya malu ingin menceritakan jika bertemu langsung dengan dokter saya..thx sebelumnya..

    Hai, Cairan vagina secara normal diproduksi oleh tubuh untuk membersihkan organ intim. Cairan vagina yang normal adalah tidak berwarna (jernih atau putih), tidak berbau, dan tidak disertai rasa gatal/nyeri. Keputihan yang Anda alami dapat merupakan hal yang normal maupun tidak. Dalam kondisi tertentu produksi cairan vagina dapat saja meningkat, misalnya saat ovulasi, menjelang menstruasi, maupun saat terangsang secara seksual. Bila keputihan yang Anda alami memiliki ciri normal seperti yang disebutkan di atas, kemungkinan hal ini merupakan kondisi yang normal. Namun bila keputihan terjadi setiap hari dan dapat disertai rasa gatal, perlu dipikirkan kemungkinan adanya penyebab lain yang mendasari seperti kandidiasis vagina (infeksi jamur) atau vaginosis bakterialis (infeksi oleh bakteri). Cairan yang dikeluarkan saat berhubungan seksual/orgasme kemungkinan merupakan sekresi kelenjar Skene's yang terletak di dekat saluran kencing. Beberapa wanita mengalami hal ini saat orgasme, namun tidak semua wanita mengalaminya. Hal ini merupakan kondisi yang normal sepanjang cairan tidak terasa gatal atau berbau. Namun jika Anda mengalami perubahan dalam cairan keputihan (berwarna kuning/hijau, gatal, berbau, atau sangat banyak) sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk menelusuri penyebabnya. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan jika diperlukan pemeriksaan penunjang seperti tes cairan vagina, tes darah dan sebagainya. Jika ditemukan adanya kelainan yang mendasari maka penanganan yang tepat akan diberikan sesuai kondisi. Baca laman artikel berikut ini: Keputihan Tanda ketidaknormalan cairan vagina Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman