Tanya Dokter

  • Solusi atasi vaginismus

  •  melati putri
    Anggota
    dok saya wanita 25th baru menikah 2 bulan. saya sudah membaca tentang vaginismus , lalu apa tindakan yg harus saya lakukan jika memang ada kelainan bentuk vagina saya?

    Halo melati........

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Sekedar informasi untuk anda, vaginismus merupakan kondisi vagina yang mengalami kontraksi sangat kuat seperti kejang saat akan dilakukannya penetrasi oleh penis ketika berhubungan seksual.

    Kondisi yang dapat menghambat penetrasi penis ke dalam vagina ini sering dikaitkan dengan kondisi kecemasan, takut, trauma situs tertentu, dan lain sebagainya.

    Jika dipaksakan, dapat menyebabkan rasa sakit atau perlukaan pada organ intim sehingga menambah ketidaknyamanan ber hubungan seksual dan akan lebih mempersulit masuknya penis ke dalam vagina.

    Untuk mengatasinya, cobalah tips berikut ini :

    • Lakukan Foreplay lebih lama sehingga cairan vagina cukup banyak untuk memperlancar penetrasi.
    • Saat melakukan penetrasi, lakukanlah secara perlahan dimulai dari ujung penis yang ditampelkan pada lubang vagina dengan sedikit penekanan, sampai otot vagina mulai berelaksasi yang kemudian dilanjutkan dengan penetrasi penis lebih dalam secara perlahan sesuai relaksasi otot vagina.
    • Selalu Komunikasikan dengan pasangan terkait apa yang Anda rasakan, sehingga tercipta kenyamanan dan rasa saling percaya, sehingga akhirnya rileks saat berhubungan seksual.
    • Latih otot sekitar vagina dengan melakukan senam kegel.

     

    Apabila setelah anda melakukan cara - cara diatas, kondisi yang Anda alami masih saja terjadi, maka kami menyarankan segeralah menemui dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dan mendiskusikan masalah ini, agar anda dapat dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut, sehingga penanganan yang tepat dapat diberikan.

    Klik artikel di bawah ini yang sesuai dengan pertanyaan Anda :

    HUBUNGAN SEKSUAL

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    @dr.jati