Tanya Dokter

  • penyebab dan mengatasi sulit BAB pada anak

  •  Molita
    Anggota

    Selamat pagi dok, Saya ingin bertanya waktu semalam saya menelan 2 biji obat pencahar untuk bisa BAB, namun sampai saat ini sama sekali tidak ada rasa sakit perut ini buang air besar.. Bagaimana ya dok? apa ada kendala dengan pencernaan saya? padahal saya makan banyak.. kenapa sama sekali g bisa BAB sudah Beberapa hari ini dok dan pastinya saya sudah makan serat dan yogurt banyak juga.. Mohon Saran dan Bantuannya ya dok.. 

    Terimakasih telah bertanya di alodokter.com

    Konstipasi atau susah buang air besar terjadi saat frekuensi BAB berkurang dari biasanya. Biasanya dikatakan mengalami konstipasi jika tidak BAB hinga 3 hari, karena setelah 3 hari konsistensi tinja akan berubah dan sulit untuk dikeluarkan. Baberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya kontipasi antara lain

    1. Pola makan yang buruk, seperti kurangnya serat, buah, kurangnya cairan dan dehidrasi. Selain itu perubahan pola makan juga berpengaruh.

    2. Psikologis, bisa seperti rasa cemas, depresi dan stress. Selain itu rasa tidak nyaman pada tempat baru untuk BAB juga berpengaruh

    3. Sering menunda buang air besar

    4. Pengaruh obat obatan: seperti suplemen kalsium, suplemen besi, obat antidepresan dan obat pereda nyeri.

    5. Kondisi medis tertentu, seperti diabetes, IBS (Iritable bowel syndrome), Kelebihan kasium dalam darah, hipotiroid, dan penyakit pada usus besar, seperti penyumbatan, ataupu tumor.

    Penyebab konstipasi tersebut berbeda beda setiap orang. Jika memang anda sudah minum obat pencahar, tp tidak ada efek, saya sarankan anda untuk jangan minum obat lainnya dan periksakan diri ke dokter sehingga mendapat penanganan yang tepat.

    Beberapa hal yang bisa anda lakukan antara lain

    1. Cukupi kebutuhan cairan untuk mencegah dehidrasi minimal 8 gelas per hari

    2. Perbanyak konsumsi serat

    3. Jangan sering menunda saat keinginan BAB muncul

    4. Gunakan kloset jongkok, karena dengan menggunakan kloset jongkok akan lebih memudahkan tinja keluar dibandingkan dnegan menggunkan kloset duduk.

    5. Ubah kebiasaan berlama lama saat BAB karena akan merubah kebiasaan dan malah sulit uuntuk BAB.

    6. Perbanyak olahraga untuk melancarkan peredaran darah.

    Semoga bermanfaat, dr Previyanti