Tanya Dokter

  • Pengaruh suntik KB 3 bulan terhadap peningkatan berat badan

  •  Anis widia
    Anggota
    Dok. Ko saya ikut suntik kb yg 3 bln sekali ko saya bdan ny ga gemuk ya ? Tpi saya msih menyusui

    Halo Anis, terima kasih untuk pertanyaannya.

    Sebagai informasi, suntik KB, baik yang 1 atau 3 bulan, merupakan salah satu metode kontrasepsi yang cukup digemari oleh para Ibu karena kemudahannya dan efektivitas mencegah kehamilan yang cukup tinggi. Namun, sayangnya terdapat beberapa efek samping yang mungkin timbul pada penggunaan suntik KB, diantaranya yakni:

    • Dapat menimbulkan gangguan haid, yakni haid dapat tidak teratur atau memanjang dalam 3 bulan pertama pemakaian, disertai spotting (bercak darah) dan haid jarang hingga tidak haid pada 1 tahun pertama pemakaian (pada KB suntik 3 bulan)
    • Tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual
    • Dapat mendatangkan efek samping berupa sakit kepala, kenaikan berat badan, payudara nyeri, dan perdarahan
    • Membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengembalikan kesuburan, pada pengguna KB suntik 3 bulan kesuburan bisa saja baru kembali setelah 1 tahun lepas KB

     

    Efek samping diatas tentu saja tidak timbul pada semua pengguna suntik KB. Oleh karena itu, wajar apabila berat badan Anda tidak meningkat meskipun sudah menggunakan kontrasepsi tersebut. Selain itu, terdapat faktor lain yang cukup mempengaruhi berat badan, yakni menyusui. Ibu yang menyusui membutuhkan energi hingga 400-500 kalori lebih banyak dibandingkan dengan ibu yang tidak menyusui. Apabila asupan kalori ini kurang didapatkan melalui makanan yang masuk, maka tubuh akan membakar kalori yang ada dari sumber lain, seperti lemak atau otot pada tubuh. Hal ini menyebabkan berat badan menjadi tidak naik atau bahkan cenderung turun setelah ibu hamil melahirkan. Beberapa tips yang dapat Anda coba, yakni:

    • Pilih makanan sehat yang bernutrisi tinggi untuk ibu menyusui, contohnya telur, salmon, beras cokelat, sayuran hijau, daging tanpa lemak, dan buah-buahan
    • Ibu dapat mengonsumsi susu hingga tiga gelas perhari untuk menambah kebutuhan kalsium, jika tidak suka susu, maka yogurt dapat menjadi pilihan lain
    • Terapkan waktu makan yang teratur dan lebih sering, setidaknya 3 kali makanan per hari dengan snack/cemilan diantaranya. Akan lebih baik jika Anda makan setiap 3 jam atau hingga 5-6 kali sehari dalam porsi kecil dibandingkan makan porsi besar namun jarang
    • Pilih makanan yang sedikit jumlahnya tapi tinggi kalori, seperti kacang-kacangan, selai kacang, buah yang dikeringkan, atau buah-buahan segar lain, sayur-sayuran, sumber protein tanpa lemak seperti tahu, tempe, daging ayam tanpa kulit
    • Buat sendiri camilan Anda. Anda bisa mengganti air dengan minuman yang tinggi kalori, seperti jus buah atau smoothies (tambahkan susu atau yogurt vanilla di dalamnya)
    • Konsultasikan dengan dokter mengenai kondisi kesehatan Anda

     

    Artikel mengenai suntik KB, diet ibu menyusui, manfaat menyusui, makanan sehat ibu menyusui dapat dibaca sebagai tambahan.

    Sekian, semoga membantu.

    dr. Sonia L