Tanya Dokter

  • Suplemen untuk memperbanyak ASI

  •  vebriana
    Anggota
    Salam Dok.. Saya ibu menyusui bayi umur 4 bulan. Akhir-akhir ini kualitas dan kuantitas asi saya menurun, sehingga diberi suplemen tambahan dari dokter yaitu domperidone ( kalo ga salah namanya itu), tp dari dokter SpA sebelumnya saya dikasih vitamin Caln*c plus dan Prom*vit. Trus saya beli dan konsumsi sendiri suplemen Blackmo**s for pregnancy and breastfeeding. Yang saya tanyakan, apakah saya berlebihan vitamin? Saat ini saya stop konsumsi domperidone. atau vitamin mana yg sebaiknya tidak saya konsumsi bersamaan?

    Halo Vebriana, terimakasih telah bertanya di Alodokter

    Air susu ibu (ASI) adalah asupan terbaik bagi bayi pada enam bulan pertama kehidupannya. Memberikan ASI secara eksklusif, tanpa dicampur susu formula, air putih, ataupun makanan/minuman lainnya, bermanfaat bagi bayi ataupun ibu. 

    Untuk memperbanyak produksi ASI, maka berikut anjuran bagi Anda :

    • berikan ASI terus-menerus, sebaiknya 8-12 kali sehari atau setiap 2-3 jam sekali
    • istirahat yang cukup dan batasi aktivitas di luar rumah
    • kelola stres dengan bijak, lakukan metode relaksasi seperti meditasi 
    • konsumsi makanan kaya nutrisi secara seimbang, tambahkan asupan kalori sebesar 300-500 kalori per hari
    • penuhi kebutuhan cairan tubuh, setidaknya 2- 3 liter air per hari

    Perlu diperhatikan, selama masa menyusui, sebaiknya hanya mengonsumsi obat yang diresepkan dokter. Beberapa obat dapat dikeluarkan bersama ASI sehingga memberi efek samping ke bayi. Beberapa obat juga berpotensi mengurangi produksi ASI. Oleh karena itu, pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter.

    Terkait pertanyaan Anda mengenai obat apa yang sebaiknya Anda konsumsi, ikutilah anjuran dokter yang memeriksa Anda secara langsung. Dokter tersebutlah yang memahami mengenai kondisi kesehatan Anda, sehingga bisa meresepkan obat yang tepat. Penggunaan suplementasi lain, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

    Demikian, semoga bermanfaat ya

    dr. Lili