Tanya Dokter

  • Susah BAB dan sedikit yang keluar

  •  wennn
    Anggota
    Maaf dok saya mau tanya saudara saya merasa buang air besar susah .dan sedikit , saat perut merasa mules dia Merasa ingin bab dan merasa bab sudah mau keluar tapi sampai ke WC ketika berada di closet dia merasa dari perut sudah keluar bab dan mules nya pun hilang. Tapi bab nya keluar sedikit . Tapi ketika bab menggunakan dulcolac baru bab nya banyak . Gejala tersebut sudah hampir 5 bulan . Apa penyebab bisa seperti itu

    Hallo Wenn, terima kasih telah bertanya di Alodokter :')

    Kondisi yang suadara anda alami ketika BAB kurang lancar atau sulit BAB atau BAB kurang dari 3x dalam seminggun dinamakan sembelit atau konstipasi. Tingkat keparahan konstipasi dapat berbeda - beda dialami tiap orangnya. Penyebab konstipasi pada seseorang dapat disebabkan oleh :

     

    • kurang minum,
    • kurang konsumsi serat,
    • perubahan pola makan,
    • kebiasaan mengabaikan keinginan untuk buang air besar,
    • efek samping obat-obatan,
    • gangguan mental seperti cemas dan depresi

     

    Gejala utama konstipasi adalah sulit buang air besar dengan frekuensi yang lebih jarang dari biasanya dengan tanda-tanda umum yang menyertai gejala utama :

     

    • Mengejan saat buang air besar.
    • Buang air besar terasa tidak tuntas.
    • Tinja terlihat kering, keras, bergumpal.
    • Tinja berukuran besar atau sangat kecil.
    • Terasa ada yang mengganjal di rektum.
    • Sakit perut dan kram perut, terutama pada perut bagian bawah.
    • Perut kembung.
    • Mual.
    • Tidak nafsu makan.

     

    Selain itu, keluhan konstipasi ini dapat juga ditemukan pada kondisi :

     

    • Gangguan usus besar
    • Kanker rektum

     

    Penanganan yang dapat dilakukan dirumah :

     

    • Perbaiki pola makan dan gaya hidup,
    • Meningkatan konsumsi serat dengan konsumsi buah, sayur, dan gandum,.
    • Memperbanyak konsumsi air putih minimal 2 L per hari.
    • Hindari konsumsi kopi, karena kopi mengandung kafein yang dapat memicu dehidrasi.
    • Hindari produk susu seperti keju dan yougurt
    • Meningkatkan frekuensi olahraga, misalnya lari pagi atau sore tiap hari.
    • Jangan menunda - nunda untuk buang air besar.
    • Atur kebiasaan buang air besar
    • Letakkan lutut Anda pada posisi lebih tinggi dari pinggul pada saat buang air besar, misalnya saat duduk di toilet gunakan bangku kecil untuk meletakkan kaki atau menggunakan kloset jongkok

     

    Sebaiknya periksakan kondisi kesehatan saudara anda ini ke dokter atau dokter spesialis penyakit dalam, mengingat keluhan yang dialami mengenai gangguan BAB ini sudah berjalan selama 5 bulan dan harus menggunakan obat pencahar untuk membantu menuntaskan BAB yang menandakan kondisi ini bukanlah kondisi yang normal dan dapat menjurus kearah kondisi penyakit yang serius. Diharapkan dengan dilakukannya pemeriksaan secara langsung dan pemeriksaan penunjang seperti USG dokter dapat menegakkan diagnosis dan penyebab pasti terjadinya keluhan tersebut, sehingga saudara anda pun bisa mendapatkan penanganan yang paling tepat.

    Semoga bermanfaat

    - dr. Lia N. Amalina

     

     

     

    Semoga informasi ini bermanfaat :')

     

    - dr. Lia N. Amalina