Tanya Dokter

  • Mengatasi kesulitan BAB selama sebulan

  • Selama pagi Dok, Assalamu Alaikum

    saya megalami konstipasi dan susah BAB, saya terkadang BAB namun yang keluar hanya sedikit sedikit dengan struktur feses pada sturktur 5, walaupun saya makan banyak yang keluar hanya sedikit. walaupun saya makan serat dan buah tetap saja sangat sulit untuk BAB, saya juga mengalami hemoroid. namun baru mengalami sulit BAB dalam kurun waktu 1 bulan terakhir ini. apa yang harus saya lakukan agar dapat Lancar BAB seperti sedia kala. dan haruskah saya melakukan pemeriksaan kolonoskopi?

    Hallo Ninis, terima kasih telah bertanya di Alodokter :')

    Kondisi yang anda alami ketika frekuensi BAB kurang lancar atau sulit BAB atau BAB kurang dari 3x dalam seminggun dinamakan sembelit atau konstipasi. Tingkat keparahan konstipasi dapat berbeda - beda dialami tiap orangnya. Penyebab konstipasi pada seseorang dapat disebabkan oleh :

     

    • kurang minum,
    • kurang konsumsi serat,
    • perubahan pola makan,
    • kebiasaan mengabaikan keinginan untuk buang air besar,
    • efek samping obat-obatan,
    • gangguan mental seperti cemas dan depresi 

    Gejala utama konstipasi adalah sulit buang air besar dengan frekuensi yang lebih jarang dari biasanya dengan tanda-tanda umum yang menyertai gejala utama :

     

    • Mengejan saat buang air besar.
    • Buang air besar terasa tidak tuntas.
    • Tinja terlihat kering, keras, bergumpal.
    • Tinja berukuran besar atau sangat kecil.
    • Terasa ada yang mengganjal di rektum.
    • Sakit perut dan kram perut, terutama pada perut bagian bawah.
    • Perut kembung.
    • Mual.
    • Tidak nafsu makan.

     

    Selain itu, keluhan konstipasi ini dapat juga ditemukan pada kondisi :

     

    • Gangguan usus besar
    • Kanker rektum

     

    Penanganan yang dapat dilakukan dirumah :

     

    • Perbaiki pola makan dan gaya hidup,
    • Meningkatan konsumsi serat dengan konsumsi buah, sayur, dan gandum,.
    • Memperbanyak konsumsi air putih minimal 2 L per hari.
    • Hindari konsumsi kopi, karena kopi mengandung kafein yang dapat memicu dehidrasi.
    • Hindari produk susu seperti keju dan yougurt
    • Meningkatkan frekuensi olahraga, misalnya lari pagi atau sore tiap hari.
    • Jangan menunda - nunda untuk buang air besar.
    • Atur kebiasaan buang air besar
    • Letakkan lutut Anda pada posisi lebih tinggi dari pinggul pada saat buang air besar, misalnya saat duduk di toilet gunakan bangku kecil untuk meletakkan kaki atau menggunakan kloset jongkok
    • Anda dapat menggunakan bantuan obat pencahar yang dimasukkan melalui anus untuk dapat membantu proses baung air besar yang da[at diberli bebas di apotik.

    Jika masih dinilai keluhan masih belum terdapat perubahan setelah mengkonsumsi ke obat pencahar, sebaikny periksakan kondisi anda ke dokter ahli penyakit dalam sehingga dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti USG atau bahkan kolonoskopi untuk menegakkan diagnosis pasti keluhan yang anda alami, dan sehingga anda pun dapat mendapatkan penanganan lebih lanjut pula.

    Semoga bermanfaat :')

    - dr. Lia N. Amalina