Tanya Dokter

  • Kenapa saat maag susah bersendawa?

  •  Rohytz Ode
    Anggota

    Posisi saya lagi sakit maag. Kenapa ya, kalau sesudah makan malam itu susah sekali bersendawa.. Padahal siangnya gampang sekali bersendawa, kenapa ya.. Terima kasih

    Rohytz Ode  Rohytz Ode
    Anggota

    Kelanjutannya...Soalnya kalau tidak bersendawa rasanya cemas dan rasa sesak didada . kecuali sudah bersendawa baru perasaan enak dan bisa tidur.

    Rohytz Ode  dr. Rico N
    Dokter

    Halo Rotzy, Rasa kembung, penuh, mual, sulit bersendawa, tidak nyaman di ulu hati, tidak nafsu makan atau rasa panas didada, semuanya merupakan kumpulan gejala (tidak harus semuanya ada)  dari suatu kondisi yang disebut sindroma dispepsia. Kondisi ini terjadi akibat berbagai macam faktor :

    • Gangguan motilitas/gerak saluran cerna
    • gangguan / perubahan sensasi organ dalam
    • faktor psikologis dan diet
    • Hiperasiditas / produksi asam lambung berlebihan
    Adanya gangguan gerak sebagai salah satu faktor penyebab dispepsia terkadang membuat kembung dan sulit bersendawa. Rasa cemas dan sesak didada merupakan konsekuensi dari pendesakan diafragma oleh lambung yang mengalami distensi / penggembungan akibat penumpukan gas dan gangguan gerak. Bersendawa akan mengurangi jumlah gas dan dengan sendirinya menimbulkan rasa yang lebih nyaman. Lakukan beberapa upaya barikut :
    • Hindari makan makanan pedas, asam, dan berlemak/berminyak/bersantan
    • stop merokok dan alkohol, coklat, dan mint
    • Hindari bergadang, cukup istirahat
    • Hindari stress
    • turunkan berat badan jika berlebih
    • Jangan memakan pakaian terlalu ketat, terutama di daerang perut
    • Mkaan dengan porsi kecil tapi sering
    • Jika akan berbaring/tidur, tunggu 2-3 jam setelah makan.
    • Anda dapat mengkonsumsi obat lambung seperti antasida
    Jika keluhan tidak berkurang sebaioknya berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan obat yang tepat untuk anda. Karena terdapat banyak jenis obat untuk dispepsia dan seringkali diperlukan kombinasi untuk mencapai hasil optimal, dan pada kasus tertentu mungkin memerlukan terapi terus menerus hingga 6-8 minggu. berikut tautan yang mungkin bermanfaat : gerd/ dispepsia demikian, semoga bermanfaat.