Tanya Dokter

  • Solusi atasi susah buang air besar

  •  Nina Yunaena
    Anggota

    Hallo dok. Saya ber usia 19 tahun . saya mengalami susah buang air besar sudah 4 tahun terakhir. Saya bab hanya 3 minggu sekali , saya tidak pernah merasakan rasa ingin untuk buang air besar jadi setiap hari saya terus berusaha mengedan tapi tidak pernah keluar , perut saya terasa penuh terus , jadi bb saya jadi cepat naik , biasa nya saya minum obat pencahar agar bab saya lancar , bagaimana dok biar bab saya lancar tanpa ketergantungan obat pancahat terus menerus ? Lalu apakah bahaya bila kita mengonsumsi obat pencahar terus ? Terimakasih

    Halo Nina, Konstipasi atau sulit buang air besar adalah kondisi ketika buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu. Bila dibiarkan, orang yang mengalami konstipasi bisa mengeluh perut terasa sakit atau tidak nyaman. Berikut adalah beberapa penyebab konstipasi  dan anjuran untuk mengatasinya:

    • Kurang konsumsi air putih - dianjurkan mengonsumsi air 2-3 liter per hari. Bila memungkinkan, mulailah hari dengan konsumsi air putih 1-2 gelas setelah bangun tidur di pagi hari
    • Kurang konsumsi serat. Perbanyaklah konsumsi buah, sayur, dan biji-bijian
    • Perubahan pola makan - misalnya ketika menjalani program diet. Sebaiknya aturlah pola makan Anda agar teratur dan tetap kaya nutrisi
    • Kebiasaan menahan buang air besar
    • Efek samping obat
    • Stres/ tekanan psikologis - seperti cemas, depresi. Cobalah mengatasi stres dengan melakukan olahraga secara rutin di sore hari
    • Kondisi medis tertentu - seperti sindroma iritasi usus, diabetes, kelebihan ion kalsium dalam darah, hipotiroid, radang usus, dan sebagainya
    Bila dengan mengikuti anjuran di atas namun keluhan tetap berlangsung, maka konsultasikan permasalahan Anda ke dokter penyakit dalam. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes medis, seperti tes darah, guna menentukan penyebabnya. Setelah mengetahui penyebab yang mendasari konstipasi Anda, dokter akan menentukan langkah penanganan yang tepat. Salam dr.Lili