Tanya Dokter

  • Susah orgasme

  • Selamat malam dok. Saya wanita berumur 24th, saya sudah menikah dan mempunyai 1putra. Terakhir saya berhubungan intim dg suami bulan maret 2016, saat itu masih normal(karena saya bekerja di luar negara) Bulan september 2016 kemarin saya berhubungan kembali dg suami tp mengapa saya tidak bs mengalami klimaks ya dok. Serasa sperma saya tidak bisa keluar. Dan january 2017 ini saya berhubungan lagi, masih sama tidak keluar sperma saya. Itu kenapa yaa dok ? Terimakasih.

    Hai Cinta Yang Luka,

    Terimakasih tela bertanya ke Alodokter.

     

    Sebelumnya, saya ingin meluruskan, bahwa sperma adalah sel gamet yang hanya diproduksi oleh pria, bukan wanita. Saat mengalami klimaks, wanita akan mengeluarkan cairan pelumas, yang merupakan sekret (hasil produksi) dari kelenjar-kelenjar di organ reproduksi, seperti kelenjar Bartholin, dsb. Jadi, mengalami klimaks tidak ditandai dengan keluarnya sperma.

    Klimaks pada hubungan seksual disebut dengan orgasme. Berbeda dengan pria, wanita umumnya memang lebih lambat mengalami orgasme. Namun, jika sudah tercapai orgasme, maka ia bisa bertahan jauh lebih lama dibanding pria.

    Pada wanita, orgasme ditandai dengan:

    • Peningkatan detak jantung, tekanan darah, dan pernapasan
    • Puting payudara menegang (areola melebar)
    • Kontraksi otot sekitar organ intim (dinding vagina berdenyut)
    • Tindakan refleks (misalnya, kejang otot di beberapa bagian tubuh, munculnya gerak tubuh tertentu, hingga mengeluarkan suara tanpa disadari)
    • Tubuh menjadi rileks (munculnya perasaan romantisme terhadap pasangannya, misalnya dg memeluk atau bercengkrama)
    • Keluarnya pelumas vagina

    Sulit mengalami orgasme bisa terjadi karena:

    • Kebiasaan masturbasi dan menonton porno
    • Sulit untuk rileks 
    • Kurang pengetahuan tentang hubungan seksual
    • Tidak mendapat rangsangan yang cukup 
    • Gangguan psikologis, seperti konflik suami istri, depresi, trauma, cemas 
    • Gangguan kelenjar tiroid 
    • Efek samping obat anti depresan, obat terlarang, atau alkohol, dsb

    Untuk mengatasinya, Anda bisa coba lakukan beberapa tips berikut:

    • Jaga keharmonisan dg pasangan
    • Komunikasikan keluhan yang Anda alami dengan pasangan, agar bisa bersama-sama mencari solusi, hal-hal apa saja yg disukai masing2, lakukan liburan bersama 
    • Lakukan pemanasan (foreplay) yang cukup sebelum penetrasi (memasukkan penis ke vagina), misalnya dengan saling memijat, mandi bersama, mencium, memeluk
    • Minta pasangan untuk mengeksplorasi dimana titik kepuasan Anda, bisa di klitoris, bibir, payudara, tengkuk leher
    • Istirahat yang cukup 
    • Olahraga teratur 
    • Perbanyak asupan vitamin C 
    • Hindari rokok dan alkohol 
    • Hentikan kebiasaan masturbasi dan menonton porno

    Namun, jika keluhan tidak membaik, coba berkonsultasi dengan seksolog ya..

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah