Tanya Dokter

  • Keputihan berwarna seperti susu

  •  Merry Linda12
    Anggota

    Selamat siang dok. Saya mau tanya nih. Saya sudah menikah pada januari dan sudah berhubungan badan tp saya menunda kehamilan dengan memakai kondom saat berhubungan. Pada bulan februari sampai april menstruasi saya normal dan selalu tepat waktu. Dan bila saya mengeluarkan keputihanpun warnanya bening dan tidak banyak, itupun keluar pra menstruasi saja. Pada bulan mei ini saya sudah telat menstruasi sekitar 1 minggu. Dan keluar cairan seperti susu dan jumlahnya lebih banyak dr keputihan yg biasanya saya alami. Namun cairan ini tidak berbau dan tidak gatal. Saya sudah coba testpack juga tp negative. Apakah ini normal? Atau ada penyakit? Atau saya akan hamil? ,Terima kasih

    Hai, Cairan vagina secara normal berisi cairan dan sel yang fungsinya adalah untuk membersihkan dan melindungi vagina. Warna dan konsistensi cairan vagina bervariasi mulai dari bening hingga putih susu. Beberapa kondisi cairan vagina yang perlu diwaspadai:

    • Cairan vagina berbau
    • Terjadi perubahan warna cairan menjadi kuning atau hijau
    • Cairan vagina keluar lebih banyak dari biasanya
    • Ada keluhan lain seperti nyeri perut
    Keluhan yang Anda alami (cairan vagina berwarna seperti susu) dapat merupakan keadaan normal ataupun tidak. Perlu ditelusuri lebih lanjut melalui pemeriksaan Dokter untuk menilai apakah kondisi yang Anda alami disertai dengan keluhan lain seperti rasa gatal, cairan berbau dll. Beberapa keadaan cairan vagina yang tidak normal dapat Anda baca di sini: Tanda-tanda ketidaknormalan cairan vagina Keterlambatan haid selain disebabkan oleh kehamilan dapat disebabkan oleh hal-hal lain seperti:
    • Aktivitas berlebihan/kelelahan
    • Stres
    • Berat badan yang turun drastis
    • Ketidakseimbangan hormonal
    • Konsumsi obat tertentu (misalnya obat tekanan darah tinggi, obat alergi, antidepresan)
    • dll
    Disarankan agar Anda dapat berkonsultasi ke Dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terkait keluhan yang Anda alami dan menilai tanda-tanda kehamilan. Bila diperlukan Dokter akan menganjurkan pemeriksaan penunjang seperti USG dan pemeriksaan laboratorium. Laman yang memuat artikel terkait dapat dibaca di sini: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani