Tanya Dokter

  • gemuk akibat efek samping obat?

  •  Dwi Djanti
    Anggota

    Selamat malam saya penderita asma..... sejak lebaran kemarin mungkin karena cuaca kurang baik asma saya sering kambuh. kalau pas kambuh saya cukup minum asma soho los tp sekarang obat itu sdh tdk beredar sy dianjurkan dokter minum sabotamol dan mentylprednesolone kalau tdk mereda biasanya sy nebule sendiri di rmh... Alhamdulilah beberapa bulan terahir ini sy jarang kambuh tapi diluar dugaan badan saya semakin gendut pada hal makan juga gak banyak. kemarin sempat pingin died tapi malah asam lambung kambuh sedangkan suntikan utk asam lambung berakibat asma kambuh.. saya jd BINGUNG malah kt teman saya gemuk krn obat tsb.... yang ingin saya tanyakan benar tidak krn obat itu bagaimana mengatisinya atau menetralkan biar saya tidak segemuk ini.... atas perhatian serta saran dari dokter kami ucapkan terimasih.

    Halo, Pada asma, pengobatan yang digunakan memang terdiri dari pengontrol dan pereda serangan. Pengontrol terdiri dari obat golongan steroid, sementara pereda serangan terdiri dari obat pelega saluran napas. Pengobatan asma Cushing syndrome adalah kumpulan gejala akibat peningkatan kadar hormon glukokortikoid atau kortisol dalam darah. Keadaan ini secara umum dapat disebabkan oleh gangguan dari dalam tubuh, maupun dari luar tubuh. Dari luar tubuh, cushing syndrome dapat disebabkan oleh konsumsi obat-obatan golongan steroid dalam jangka panjang. Dexamethasone dan methylprednisolone merupakan salah satu obat yang masuk dalam golongan steroid. Gejala dan tanda cushing syndrome diantaranya sebagai berikut:

    • Obesitas atau penambahan berat badan
    • Wajah menjadi seperti bengkak, berbentuk bulat
    • Kulit menebal
    • Hipertensi
    • Timbul rambut di seluruh badan
    • Infertilitas
    Untuk pasien asma, tersedia berbagai bentuk steroid, mulai dari obat steroid oral seperti dexamethason dan methyprednisolon, dan obat steroid yang dihirup atau inhaler. Obat steroid oral cenderung lebih menimbulkan efek sistemik atau efek yang berpengaruh terhadap seluruh tubuh, sedangkan steroid inhaler efek sistemiknya lebih kecil daripada obat steroid oral. Penggunaannya disesuaikan berdasarkan status terkontrol atau tidaknya asma, serta tergantung dengan kondisi pasien. Konsultasikan dengan dokter spesialis paru, yang dapat menentukan bagaimana penanganan yang tepat untuk Anda. Sampaikan keluhan Anda, agar dokter dapat menyesuaikan terapi dengan kondisi Anda. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. dr. Agatha