Tanya Dokter

  • Sifilis

  •  Udinn
    Anggota

    Dok, terima kasih untuk jawabanya dok. :) Jawaban dri dokter pling tidak membuat sya agak tenang menghadapi riski ini.Maafkan saya yang selalu bertanya tanpa henti,hal ini sya lakukan utk mengilangkan tingkat stress sya yg tinggi. Sya telah membaca bbrapa literatur ttg pnyakit ini,ttg tes vldr dan tpha dan kemungkinan sembuhnya. Sya ingin bertanya lg. 1. Apakah tingkatan vldr dan tpha ada hubunganya dengan tahapan sifilis.?Atau hanya berhubungan jumlah baktri saja?misal Apakah mungkin pada tahapan primer bisa mencapai vldr >1:32dan tpha >1:200an ? 2.saya membaca bahwa ada batasan pada tingakatan keaktifan kuman dilihat vlrd dan tpha, tpha < 1:4 dan vlrd <1:32 menandakan bahwa kuman tidak aktif lg?apakah benar? 3. Sya telah melihat berbagai ilustrasi ilustrasi ttg penyakit ini. Semuanya terlihat menakutkan. Pada setiap org tentu memiliki gejala yg berbeda beda, Lalu, apakah tingkat keparahan gejala yg timbul berhubungan dg tingkat bakteri dlm tubuh kita dok? Selain luka pada penis dan tengorokan, lalu deman saya belum mengalami gejala yg lain(yg bisa dilihat mata). 4.pada penjelasan waktu setiap tahapan berbeda beda dan waktunya bergam, dan setiap individu tentu memiliki lama tahapan yg berbeda beda?sya penasaran bisakah seseorang melewati masa primer hanya satu bulan?dan mencpai tahap ketiga dalam waktu yg cepat tanpa gejala yg signifikan??(<1thn). Sya sendiri merasa terpanajar krg dri 2bln. 5.pada penjelasan ttg sifilis.dijelaskan bahwa penyakit ini tdk bisa menular melalui media lain slain hub. Seksual., namun, pada tahap primer dan sekunder yg snagat mudah menular Apakah munhkin penyakit ini dpat menuluran melalu cairan yg menempel via pakaian? 6.bolehkah saya meminum obat anti depresan?saya sedikit stress dan tidak dapat mengatasinya. Hal ini membuat sya insomia, krg nafsu makan, dan memparah gejala deman dan flu sya. jenis obat apa yg dpt.dokter anjurkan buat saya?

    Mohon pencerahanya. :)

    Udinn  Udinn
    Anggota

    Tambahan: 7.pada tahap sekunder salah satu gejalanya adalah munculnya rosela shyphilia pada tangan dan kaki, pada saat ini apakah bisa menular via media ini??slaman mungkin??

    Hai Udin, Saya akan mencoba menjaawab pertanyaan anda. 1. Pemeriksaan TPHA hanya menunjukkan tentang keaktifan bakteri yang sedang berada dalam diri seseorang 2. Untuk hasil pemeriksaan tersebut perlu diketahui metode pemeriksaan apa yang dilakukan sehingga akan diketahui apa interpretasi dari pemeriksaan tersebut. Apakah pemeriksaan VDRL pada serum atau VDRL pada cairan otak 3. Mulai dari anda tertular dapat memperlihatkan gejala bisa sampai 10-90 hari baru timbul luka atau tukak. Namun semakin berkembangnya bakteri akan masuk ke tahap penyakit yang lebih serius dan memperlihatkan berbagai gejala penyerta lainnya. Gejala yang timbul memang akan mirip dengan flu, sehingga anda butuh untuk konsultasi dengan dokter spesialis kulit kelamin. 4. Setiap orang memang memiliki waktu yang berbeda-beda pada setiap tahapan. Dari tahap primer ke tahap sekunder akan memakan waktu beberapa minggu. Sifilis dari tahap sekunder ke tahap laten atau tahap ketiga akan memakan waktu sesuai dengan pengobatan yanganda lakukan pada tahap sekunder. Jika pada tahap sekunder anda tidak melakukan pengobatan yang tepat maka kemungkinan besar anda akanmasuk ke tahap laten. dan dapat terjadi dalam waktu yang cepat tergantung pada pertumbuhan bakteri sifilis. 5. Jika cairan yang menempel pada pakaian bukanlah darah maka akan sangat amat kecil kemungkinannya. Kemungkinan besar akan tertular jika luka orang lain bersetuhan dengan darah si penderita sifilis. 6. Jika anda merasa depresi  sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis jiwa agar diberikan pengobatan yang tepat. Sebaiknya anda tidak menggunakan obat antidepresan dengan sembarangan untuk menghindari efek samping yang tidk diinginkan. Anda tidak perlu khawatir untuk berkunjung ke dokter spesialis jiwa karena setiap orang membutuhkan terapi psikologis  yang sedang dialami. 7. Setiap luka yang ada di tubuh penderita berpotensi menularkan bakteri penyebab sifilis. Semoga membanti dr.Yosephine U L Simanungkalit