Tanya Dokter

  • TBC kelenjar yang sering kambuh serta solusinya

  •  Irfan Kurnia
    Anggota

    Suami saya ad benjolan dileher sudah hmpir satu tahun...awalny di diagnosa tb kelenjar dan diberi obat oAt..cm salahnya terapi obat yg d haruskan oleh dokter tidak dilakukan dengan baik akhirnya pada bulan ke enam kelenjar semakin bengkak ditambah ad sesek nafas batuk demam dan lain lain..akhirnya dokter menyarankab dengan FNAB hasilny Tb kelenjar juga...paru2 setelah di rongten hasilnya bersih..sekarang yg jd masalah..setelah diberi obat kelenjar mengecil tapi 2 mnggu kmudian bengkak lagi dan itu sering banget..bengkak kecil bengkak kecil lagi...lalu dokter mnyarankan untuk biopsi bedah..tapi saya belum melakukan saran itu kRena takut dengan resiki menjadi ganas atau apalah itu...toling kasih sran ya dok..kenapa tb kelenjar suami saya bs naek turun gt dan ap yg hrua d lakuin skrng ?terima kasih

    Irfan Kurnia  dr. Rico N
    Dokter

    Hai Irfan, Perlu diketahui bahwa penyebab TB kelenjar dan TB paru adalah sama, yakni kuman mikobakterium tuberkulosis, hanya saja mereka menyerang tempat yang berbeda. Oleh karena itu, pada dasarnya penanganan keduanya (terutama pengobatannya) serupa. Pengobatan TB memerlukan pengobatan jangka panjang, umumnya 6-9 bulan tanpa putus. Hal ini sangat penting karena karakteristik kuman tersebut membuatnya sulit dibasmi dan perlu waktu lama untuk membersihkannya. Tidak teraturnya minum obat sudah pasti akan berujung pada kegagalan pengobatan. Hal itu berbahaya, karena bukan saja kondisi / keparahan penyakit bertambah, tetapi dapat memicu resistensi/kekebalan kuman TBC terhadap anti TBC (yang memang sudah terbatas; hanya ada sedikit antibiotik yang memiliki aktivitas anti TBC). Jika pengobatan pertama tidak dilakukan dengan baik, dan tidak sembuh, maka pengobatan dianggap gagal. Sehingga perlu dimasukkan ke dalam pengobatan kategori 2. Pembengkakan KGB yang lama selain disebabkan oleh infeksi TBC juga dapat disebabkan oleh berbagai penyebab lain, termasuk limfoma/keganasan kelenjar getah bening. FNAB / biopsi memiliki beberapa keterbatasan, yakni ketepatannya berkisar antara 85-90% sehingga pada kasus yang meragukan terkadang perlu dipastikan dengan biopsi bedah. Sebaiknya anda menuruti saran yang diajukan oleh dokter anda untuk menjalani biopsi bedah, dengan tujuan untuk memastikan bahwa pembesaran itu benar-benar suatu TB kelenjar (ketepatan FNAB sekitar 80-95%).  Sehingga dapat dilakukan terapi yang benar-benar sesuai. berikut artikel mengenai : TBC demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.