Tanya Dokter

  • Tekanan darah diastolik tinggi

  •  Arian Syah
    Anggota

    Halloo dr.. Nama saya Ariansyah, Mau tanya Ayah saya umur 57 th kalau diukur tekanan darahnya biasanya 130/70 mmhg, akhir akhir ini di ukur TDnya 140/90 mmhg. Kl di kasih catopril turun sistolnya saja sedangkan diastonya tidak dr. Itu apa penyebabnya n harus bagaimana dr? Terimakasih..

    Arian Syah  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat sore, Tekanan darah tinggi atau Hipertensi adalah kondisi dimana pada pengukuran tekanan darah minimal dua kali dalam rentang waktu yang berbeda ditemukan hasil tekanan darah diatas normal. Penyebab terjadinya tekanan darah tinggi bermacam-macam, dibagi berdasarkan tipe primer yang dipengaruhi oleh banyak faktor (90% tidak diketahui penyebabnya) atau sekunder (akibat keadaan lain). Rentang kriteria tekanan darah adalah :

    • Normal :  Sistolik dibawah 120, Diastolik dibawah 80
    • Prehipertensi : Sistolik 120-139, Diastolik 80-89
    • Hipertensi derajat 1 : Sistolik 140-159, Diastolik 90-99
    • Hipertensi derajat 2 : Sistolik diatas 160, Diastolik diatas 100
    Jadi sebenarnya tekanan ayah Anda masih dalam batas normal-tahap pre hipertensi, maka belum diperlukan pengobatan dulu melainkan dengan perubahan gaya hidup saja terlebih dahulu. Kecuali jika ayah Anda memiliki riwayat tekanan darah lebih tinggi dari rentang saat ini, atau memiliki riwayat serangan jantung, Diabetes (kencing manis), penyakit ginjal maupun riwayat stroke, maka rentang tersebut perlu diberi terapi obat penurun tekanan darah. Perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan adalah :
    • Menurunkan berat badan (jika berat badan berlebih)
    • Mengurangi konsumsi garam (tidak lebih dari 2.4 gr per hari)
    • Melakukan aktivitas fisik atau olahraga dengan frekuensi minimal 3-5 kali per minggu selama 30 menit melakukan olahraga berupa jalan cepat, jogging, bersepeda, dll
    • Konsumsi makanan sehat untuk penderita darah tinggi
    • Hindari konsumsi rokok atau alkohol
    Sebaiknya Anda konsultasikan kondisi ayah Anda ke dokter secara langsung agar dapat digali secara menyeluruh riwayat penyakit dan kondisi saat ini serta dapat dilakukan pemeriksaan skrining lain seperti pemeriksaan laboratorium darah lengkap (kadar gula, kolesterol), pemeriksaan EKG (rekam jantung) dan lain-lain yang diperlukan. Sekian informasi dari saya, semoga dapat bermanfaat.

    Arian Syah  Arian Syah
    Anggota

    Terimakasih banyak dr. Atas jawabannya, iniformasi ini sangat membantu saya..