Tanya Dokter

  • Tekanan darah tinggi (180/80 mmHg)

  •  sintomoyo
    Anggota

    Malam dok,

    Ayah saya 73th selama ini  beliau cenderung tekanan darah rendah.Pada minggu lalu jatuh sakit dan kondisinya melemah.dari diagnosa dokter tekanan darahnya tinggi(180/80). Apa sebenarnya yang terjadi dok,mohon penjelasan nya dan sebelum nya saya ucapkan Terima kasih.

    salam

    Hai, Apakah diagnosis tekanan darah rendah ini merupakan hasil diagnosa Dokter? Kebanyakan orang mengira gejala lesu, mudah pusing dan pandangan kabur adalah penyakit tekanan darah rendah. Padahal sesungguhnya tekanan darah rendah berarti tekanan darah di bawah 90/60 mmHg. Bahkan tekanan darah persis di 90/60 mmHg belum bisa dikatakan tekanan darah rendah, karena ini adalah batas bawah rata-rata kebanyakan orang. Sedangkan umumnya tekanan darah tinggi yang telah terjadi lama, biasanya mengalami peningkatan tekanan diastolik (pada 180/80 mmHg, tekanan diastolik adalah yang akhir, yaitu 80 mmHg) setidaknya di atas 90 mmHg, meskipun tidak selalu demikian. Pada saat jatuh sakit, seringkali stress yang menyertai bisa meningkatkan tekanan darah secara sementara. Tergantung penyakit yang diderita, bisa juga tekanan darah tinggi disebabkan oleh penyakit itu (mis. gangguan ginjal) atau karena efek obat-obatan yang diberikan Dokter. Untuk lebih jelasnya, hal ini perlu didiskusikan secara langsung dengan Dokter yang merawat. Berikut tips untuk Anda:

    • Orang tua seyogianya menjalani check-up kesehatan rutin, setidaknya untuk memantau tekanan darah dan penyakit kronis yang dideritanya bila ada; dengan demikian, penanganan sedini mungkin diharapkan bisa membuahkan hasil yang lebih baik
    • Anjurkan untuk berhenti merokok, merokok berkaitan langsung dengan tekanan darah
    • Anjurkan untuk memakan makanan bergizi seimbang, dengan penyedap makanan (gula, garam, MSG) dibatasi secukupnya atau sesuai anjuran Dokter (baca juga mengenai: Makanan Penakluk Darah Tinggi)
    Artikel berikut membahas tentang Mitos Tekanan Darah Tinggi. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma