Tanya Dokter

  • Telat haid setelah keguguran

  •  Riska Monika
    Anggota

    hay dok .mau tanya 2bulan kemari sayang hamil terus saya jatuh keluar darah ,di coba periksa ke bidan katanya saya ke guguran ,tapi sampai sekarang saya belum haid sama sekali ,tapi saya merasakan kaya yang masih hamil soalnya tingkah laku saya sperti orang hamil .tapi anehnya dok setelah ke guguran itu saya belum melakukan hubungan seks .Apakah saya hamil dok ? Apa saya mau haid soalnya perut saya ka ada yang bergerak dan mules tapi sampai sekarang masih belum haid ?

    Terima kasih Riska Monika atas pertanyaannya. Keguguran merupakan perdarahan yang terjadi pada saat kehamilan berusia < 20 minggu ataupun berat janin < 500 gram. Keguguran ini ada berbagai penyebab dan jenisnya. Jenis-jenis keguguran adalah: - Ancaman keguguran - Keguguran yang sedang terjadi - Keguguran tidak komplit - Keguguran komplit Untuk mengetahui hal di atas, diperlukan pemeriksaan langsung yang dibantu oleh pemeriksaan USG oleh seorang dokter spesialis kandungan. Penanganan pada masing-masing kasus di atas pun berbeda-beda. Pada saat terjadi kehamilan, akan terjadi perubahan hormonal dalam tubuh sehingga akan terjadi tanda-tanda kehamilan yang biasa dialami ibu hamil. Setelah terjadi keguguran, tubuh memerlukan waktu untuk mengembalikan siklus hormonal tersebut seperti semula (masih ada sisa-sisa hormon kehamilan yang lama kelamaan akan menghilang). Karena itu, pada ibu-ibu yang mengalami keguguran, masih akan mengalami gejala hamil ataupun belum dapat langsung menstruasi kembali. Jika memang Anda mengalami keguguran dan setelah itu masih belum melakukan hubungan seksual lagi, maka yang Anda alami bukanlah hamil. Namun sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan pemeriksaan dan USG. Kalau keguguran yang waktu Anda alami hanya berupa ancaman keguguran, sebenarnya janin maish hidup dan kehamilan masih dapat dipertahankan. Namun hal ini hanya dapat dipastikan dengan pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis kandungan serta pemeriksaan USG tersebut. Anda juga dapat membaca artikel terkait: Keguguran Demikian jawaban dari saya, semoga membantu dr. Andika Surya