Tanya Dokter

  • telat menstruasi tetapi hasil tespek negatif

  •  Rudi S
    Anggota

    Dok saya mau bertanya istri saya sharusnya datang bulan kira kira tgl ,8 atau smbilan mngingat setiap datang bulan psti maju dua hari atau tetap di tgl yg sama bulan oktober istri datang bulan tgl 9 tpi bulan november ini sampai tgl 14 ini belum juga mens di TP juga masih negatif, istri tidak mual tpi juga blum mendapat tanda2 mau datang mens, kadang payudaranya sakit tapi trus mnghilang, sedangkan saat mau mens payudaranya bysanya kencang selama kurang lebih satu atau dua minggu mnjelang dan saat mens, kira2 bagai mana dok?

    Hai Rudi, Menstruasi normalnya terjadi setiap 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Bila istri Anda mengalami keterlambatan menstruasi dan sudah melakukan pemeriksaan testpack namun hasilnya negatif, untuk memastikan hasilnya tes dapat kembali diulang 1 minggu kemudian. Namun jika hasilnya selalu negatif maka kemungkinan memang tidak terjadi kehamilan. Selain akibat kehamilan, keterlambatan menstruasi dapat pula diakibatkan oleh berbagai faktor penyebab lainnya seperti:

    • Ketidakseimbangan hormonal
    • Stres psikis
    • Aktivitas berat
    • Pola gizi yang kurang nutrisi
    • Gangguan hormon tiroid
    • Kenaikan/penurunan berat badan yang drastis
    • Obesitas
    • PCOS/sindrom polikistik ovarii
    • dan sebagainya
    Bila keluhan terus berlanjut ada baiknya istri Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan untuk memastikan penyebabnya. Tes penunjang mungkin akan diperlukan (seperti USG, tes darah, tes urine dan sebagainya) untuk menelusuri penyebabnya sehingga penanganan yang tepat dapat diberikan bagi istri Anda. Berikut ini anjuran bagi istri Anda:
    • Beristirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi
    • Jangan terlalu lelah, batasi aktivitas fisik yang berat
    • Menjaga berat badan ideal
    • Hindari diet ketat
    • Meminimalisir stres
    Informasi berikut ini dapat berguna: Penyebab menstruasi terlambat Telat haid tidak selalu dikaitkan dengan kehamilan Demikian semoga bermanfaat. dr. Muliani Sukiman