Tanya Dokter

  • Tenggorokan sakit, suara serak, dan batuk darah

  •  Lidiya
    Anggota

    Permisi dok, dokter saya mau tanya. Ayah saya sakit, umurnya kira2 57 tahun. gejala penyakitnya tenggorokan nya sakit, batuk darah dan suaranya serak. sudah 2 hari ini dok. Panas dalam biasa atau kah yang lain dok? ty dok(:

    Hai, Batuk darah yaitu keluarnya darah atau dahak berdarah dari paru-paru atau tenggorokan pada saat batuk. Batuk darah dapat menunjukkan kondisi yang tidak serius sehingga keluhan dapat menghilang dengan sendirinya ataupun dapat menunjukkan kondisi serius seperti kanker paru-paru. Bagi perokok aktif, kondisi ini dapat menunjukkan kondisi yang serius. Baca juga artikel tentang batuk darah Suara serak merupakan perubahan kualitas suara menjadi kasar, lemah atau hilang.Penyebabnya dapat karena peradangan/pembengkakan pada laring, lumpuh pita suara atau adanya tumor Beberapa kemungkinan penyebab keluhan ayah anda adalah :

    1. Faringitis : sakit tengggorokan
    2. Laringitis : peradangan pada pita suara
    3. Tonsilitis/amandel
    4. Kanker paru-paru
    5. Kanker tenggorokan
    6. Tukak Lambung atau sakit maag
    Sakit tenggorokan dapat disebabkan karena infeksi (virus/bakteri ) dan non infeksi (alergi, iritasi, naiknya asam lambung ke kerongkongan atau tumor). Gejalanya pun beragam dapat berupa sakit menelan, batuk, rasa gatal di tenggorokan atau suara serak.Pengobatannya pun bertujuan untuk menghilangkan penyebabnya, meringankan gejala, mencegah komplikasi dan mencegah agar keluhan yang sama tidak kambuh kembali. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan:
    1. Istirahat
    2. Kumur dengan air garam
    3. Perbanyak  minum air putih
    4. Tidak merokok
    5. Kurangi berbicara atau berteriak terutama pada waktu suara serak
    6. Dapat konsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen
    Periksakanlah secara langsung ke dokter. Perlu dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang untuk mencari penyebabnya dan memberi pengobatan yang tepat. Salam, dr. Agnes Maureen