Tanya Dokter

  • sakit tenggorokan dan batuk

  •  Raz Yahya
    Anggota
    Selamat sore Dok, Satu bulan yang lalu saya mengalami batuk, seperti biasa jika saya terkena batuk agak sulit untuk sembuh.bisa 2minggu bahkan lebih. Saya berobat dan batuk sudah sembuh, namun tenggorokan saya masih sakit dan agak sulit untuk menelan sampai saat ini, kadang disertai dahak dari flu karena alergi dingin. Padahal saya sudah berobat lagi untuk tenggorokan yang sakit.. Kira2 saya sakit apa ya dok.

    Halo Raz Yahya,

    Peradangan tenggorokan dapat digolongkan menjadi akut (kurang dari 2 minggu) dan kronis (lebih dari 2 minggu). 

    Pada umumnya, radang tenggorokan akut disebabkan karena penggunaan pita suara yang berlebihan, paparan zat/substansi yang membahayakan, atau adanya mikroorganisme yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan bagian atas. Mikroorganisme penyebab infeksi yang paling sering adalah virus. Meski demikian, kadang-kadang infeksi bakteri juga bisa menimbulkan gangguan yang sama.

    Karena penyebab tersering adalah virus dan bersifat self-limiting (dapat sembuh sendiri). Beberapa langkahyang dapat dilakukan untuk meringankan intensitas radang tenggorokan akut adalah sebagai berikut :

    • Menghirup udara lembap. Tindakan yang diperlukan untuk membantu radang tenggorokan akut makin cepat pergi adalah dengan menghirup udara lembap. Udara lembap yang menghampiri saluran napas bagian atas akan membantu membersihkan lendir dan cairan akibat peradangan.
    • Jangan terlalu banyak bersuara. Penyebab radang akut tenggorokan yang paling sering adalah penggunaan pita suara secara berlebihan. Agar radang cepat sembuh, maka minimalkan penggunaan pita suara dengan tidak berbicara. Akan tetapi, karena manusia harus terus berkomunikasi, bersuara lembut merupakan teknik yang direkomendasikan alih-alih berbisik. Hal ini karena berbisik bisa mendorong seseorang melakukan fungsi yang berlebihan pada tenggorokan mereka.
    • Tidak perlu memakai antihistamin dan kortikosteroid. Meski ada dorongan untuk menggunakan antihistamin dan kortikosteroid demi mempercepat penyembuhan radang tenggorokan akut, hal ini sebaiknya dihindari. Sebab tidak ada data yang mendukung bahwa pemakaian keduanya mampu mempercepat penyembuhan laringitis akut. Pemakaian kedua obat di atas kemungkinan akan memberikan rasa nyaman yang palsu bahwa tenggorokan mereka akan segera membaik. Akibatnya, orang yang terkena laringitis akut akan tetap banyak bersuara sehingga membuat radang berpotensi menuju tahap yang lebih parah. Selain itu, efek samping yang mungkin timbul akibat pemakaian obat-obatan tersebut justru tidak meringankan keadaan.
    • Berhenti merokok. Jika pasien laringitis akut adalah seorang perokok, menghentikan hobi tersebut akan memberikan efek positif terutama jika radang disebabkan oleh infeksi. Berhenti merokok akan membuat waktu penyembuhan kian cepat.

    Bila radang tenggorokan yang Anda alami disertai dahak yang kental kuning dan hijau terdapat kemungkinan bahwa infeksi yang Anda alami diakibatkan oleh infeksi bakteri, bila hal ini terjadi, konsultasikan keluhan Anda ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan pertimbangan mengenai pemberian antibiotik. Pada kecurigaan infeksi bakteri streptococcus, diperlukan pengobatan antibiotik yang tuntas agar tidak terkadi komplikasi yang lebih lanjut.

    Sekian, semoga bermanfaat

    Dr. Siti Rahmayanti