Tanya Dokter

  • Mengatasi hipertensi

  •  Echa Angelya
    Anggota
    siang dok ... bahayakah tensi darah 160/105 tekanan jantung 99...dulu tensinya normal 120/99 ... pasien struk uda gk bs apa"tiap hari berbaring d tempat tidur prnh operasi otak d karenakan ada darah membeku d bagian kepala ... pasien cwe umur 54th ... pernah ronses tapi gk d ketemukan penyakitnya ... ap penyebabny,adakah obatny,gimana solusinya ... mksh atas jawabany
    Echa Angelya  dr. Prasetyo
    Dokter

    Halo Echa, terimakasih sudah bertanya di Alodokter.com

    Kondisi tekanan darah yang tinggi (hipertensi) hingga 160/105 mmHg sebaiknya dihindari oleh seseorang dengan riwayat stroke (terutama stroke perdarahan -- seperti yang dialami oleh saudara Anda) karena dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke berulang dan akan memperburuk kondisi kesehatannya. Tekanan jantung mungkin yang Anda maksud Nadi 99 kali / menit merupakan kondisi nadi yang cepat (batas atas adalah 100 kali/menit) -- ditakutkan ada gangguan pula pada kesehatan jantung (terlebih dengan adanya riwayat tekanan darah tinggi) sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut. 

    Mengenai penyebab dari tekanan darah tinggi sangatlah bervariasi, namun sebagian besar tekanan darah tinggi adalah tekanan darah tinggi primer (esensial) yaitu belum diketahui penyebabnya secara pasti, namun dapat pula tekanan darah tinggi karena kondisi lain seperti gangguan ginjal, hormonal, dsb. Kami sangat menyarankan Anda untuk mengantar saudara Anda menemui dokter, agar dilakukan pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut -- terutama untuk mengontrol tekanan darah tinggi (dan mungkin kondisi lainnya seperti kadar gula darah / kencing manis, dislipidemia / kadar lemak dalam darah yang tidak baik, kondisi penyakit jantung, follow up kekuatan otot anggota gerak, dsb). Kondisi stroke memang memerlukan kesabaran yang lebih untuk merawatnya, kami sarankan untuk rutin kontrol dan melakukan anjuran anjuran dari dokter yang merawat saudara Anda (seperti fisioterapi, kontrol rutin, konsumsi obat rutin, dsb). Baca artikel berikut untuk informasi lebih lanjut : Stroke. Sekian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Salam, dr Prasetyo