Tanya Dokter

  • Terapi ablasi pasca operasi kelenjar tiroid

  • Selamat sore dok,

    Saya laki laki usia 54 tahun, bulan lalu telah menjalani operasi pengangkatan kelenjar thiroid, dan menurut dokter harus dilanjutkan dengan terapi ablasi.

    Yang ingin saya tanyakan adalah :

    1. Berapa lama pada umumnya pasien di isolasi setelah minum RAI131.

    2. Setelah selesai terapi RAI131, bagaimana panduan kontak dengan orang lain.

    Terimakasih!

    Hallo Bapak Bertho Pengangkatan kelenjar tiroid umumnya dilakukan pada kondisi hipertiroid (produksi hormon tiroid yang berlebih) atau pada kondisi terjadinya keganasan (kanker tiroid). Tindakan ablasi sendiri adalah suatu metode pengobatan terhadap pasien hipertiroid, cara kerjanya adalah dengan cara memberikan radioaktif yang nantinya akan membuat kelenjar tiroid menjadi menyusut atau bahkan hilang secara total. Adapun tindakan ablasi dapat dilakukan sebagai penanganan tunggal dalam menyusutkan kelenjar tiroid atau juga tindakan lanjuta setelah suatu tindakan pembedahan berupa pengangkatan kelenjar tiroid, sehingga diharapkan tidak adanya sisa-sisa jaringan yang berpotensi menyebabkan keluhan kembali datang. Tindakan abalasi ini dilakukan dengan cara memberikan radioaktif iodine (RAI), dimana RAI 131 adalah zat radioaktif yang hanya spesifik terhadap kelenjar tiroid saja, jadi diharapkan tidak membahayakan organ lainnya, namun begitu karena sifatnya yang radioaktif tentunya ketika zat ini dikonsumsi maka ada potensi radioaktif tersebut akan mengenai orang-orang disekitar Anda sehingga akhirnya mereka terkena radioaktif, padahal orang disekitar Anda kemungkinan adalah orang yang tidak mengalami gangguan tiroid, akibatnya orang disekitar Anda dapat mengalami penyusutan kelenjar tiroid yang berakibat menjadi hipotiroid (produksi hormon tiroid rendah) Menanggapi pertanyaan Anda

    1. Pada umumnya pasien akan di isolasi selama 3-5 hari, namun hal ini bisa saja berbeda tergantung besar dosis yang diberikan terhadap diri Anda. Selama durasi ini pasien diharapkan untuk menjaga jarak paling dekat dengan diri Anda kira-kira 2 meter, tidak boleh ada kontak badan (salaman, ciuman, dsb), maupun menggunakan alat-alat makan, alat mandi (handuk, sikat gigi) hingga beberapa benda seperti kasur/ranjang. Penggunaan toilet pun harus diperhatikan, Anda diharapkan menyiram berkali-kali walaupun sudah bersih dengan harapan radiasi telah benar-benar terbaawa menjauh hingga masuk ke saluran pembuangan agar tidak membahayakan orang disekitar Anda.
    2. Jika pengobatan sudah selesai, Anda diharapkan tetap mengurangi frekuensi dan durasi bersentuhan langsung dengan orang lain, serta diharapkan untuk menyiram WC lebih banyak dari pada biasanya dan membilas kamar mandi sehabis mandi, dengan harapan jika sekalipun masih ada sisa-sisa radioaktif akan terbawa dan tidak me-radiasi orang orang-orang disekitar Anda
    Namun kondisi atas 2 point diatas hanyalah aturan secara umum, yang bisa saja berbeda tergantung kondisi yang Anda alami, jadi menanyakan kembali kepada dokter Anda adalah yang terbaik, karena beliau telah mengerti betul keadaan yang Anda alami saat ini. Demikian informasi yang dapat disampaikan dr. Arnold