Tanya Dokter

  • Tertawa dan berbicara sendiri serta mencurigai orang lain

  •  Billnine
    Anggota
    Saya cenderung suka tertawa sendiri terbahak bahak secara tiba tiba Dan berbicara sendiri secara tiba tiba terkadang saya tertawa sendiri karena terkadang omongan saya sangat lucu sehingga saya tertawa sendiri secara tidak sadar bahkan bukan hanya dirumah Seringkali bahkan ditempat umum dan ketika ada orang yang memuji saya saya malah berpikir negatif keorang yang memuji saya dan jika ada seseorang yang mencoba membodohi saya,saya berpikir orang itu adalah orang yang memiliki kemampuan supranatural yang ingin melawan saya,dan saat says memperingatkan ke salah satu teman saya bahwa ada orang yang memiliki kemampuan supranatural saya malah dianggap aneh.apakah ini salah satu penyakit jiwa atau imajinasi saya yang terlalu tinggi.

    Halo,

    Dalam mendiagnosis suatu gangguan jiwa, dibutuhkan pemeriksaan secara saksama melalui tatap muka langsung dengan dokter ahli jiwa (psikiater). Dokter akan melakukan wawancara mendalam dan beberapa tes terkait keluhan.

    Gangguan kejiwaan ada beberapa macam, diantaranya gangguan pada afek/mood. Ekspresi emosi yang terlihat disebut dengan afek. Yang termasuk dalam gangguan afektif misalnya depresi, bipolar.

    Pikiran negatif terhadap pujian seseorang bisa saja merupakan kecurigaan biasa, misalnya pada keadaan orang yang memberikan pujian tersebut diketahui tidak tulus atau ada maksud tersembunyi. Namun, pikiran negatif yang berlangsung terus-menerus dan dianggap sebagai suatu kebenaran (tanpa ada bukti) bahwa orang tersebut akan:

    • membohongi diri kita
    • mengikuti dari belakang
    • menipu
    • mencelakai atau niat jahat lainnya

    kemungkinan keadaan tersebut dapat disebabkan suatu gangguan kejiwaan yang disebut gangguan paranoid. Seseorang yang mengalami gangguan paranoid mudah merasa cemas, mudah marah maupun mudah tersinggung. Penanganan gangguan paranoid dapat dilakukan melalui dukungan keluarga, psikoterapi, terapi kognitif hingga obat-obatan.

    Kunjungi psiakiater jika Anda menjumpai keluhan Anda tersebut sudah mulai mengganggu kehidupan sosial Anda.

    Semoga membantu,

    dr.Mira