Tanya Dokter

  • Tes Hasil Reactive HCV

  •  Mayang Sari
    Anggota

    Dokter yang terhormat,

    Saya baru saja menjalani pemeriksaan darah. Hasil reactive HCV saya 46,09. Sebelumnya saya memang pernah menderita Hepatistis C. Dokter menyarankan saya untuk suntik sejenis komoterapi selama 6 bulan untuk mematikan virus Hepatitis tersebut.

    Pertanyaan saya:

    1. Mengapa angka HCV saya terlalu tinggi dan sebenarnya apa arti dari angka tesebut: Wajarkah angka tersebut?

    2. Sebaiknya apa yang harus saya jalani untuk kesembuhan penyakit tersebut.

    Atas bantuan dokter, saya ucapkan terima kasih

    Hai, Hepatitis C merupakan penyakit virus yang menyebabkan peradangan hati. Penyakit ini dapat dideteksi dengan memeriksa antibodi terhadap HCV (hepatitis C virus - virus hepatitis C). Antibodi merupakan salah satu komponen daya tahan tubuh yang penting dalam "menangkap" virus. Antibodi hanya akan terbentuk apabila seseorang telah terpajan oleh virus. Biasanya memeriksa antibodi akan lebih mudah ketimbang mencari virus itu sendiri, sehingga pemeriksaan antibodi semata-mata hanya digunakan untuk tujuan skrining. Perjalanan klinis hepatitis C dibagi menjadi dua, yakni akut (mendadak) dan kronis (menahun). Sebanyak 15-45% hepatitis C akut akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 6 bulan tanpa pengobatan. Sisanya sebanyak 55-85% akan menjadi kronis dan dalam 20 tahun ke depan, sebanyak 15-30% di antaranya akan menjadi sirosis. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, antibodi HCV hanya bisa menentukan apakah seseorang pernah terinfeksi atau tidak; namun tidak bisa menentukan apakah kondisi tersebut sedang dalam fase kronis / tidak. Diperlukan tes HCV RNA / PCR (yaitu mencari virus itu sendiri) untuk menentukan apakah seseorang dalam fase kronis (yaitu HCV RNA reaktif) / tidak. Pada kasus kronis, virus hepatitis C terus menyebabkan peradangan hati yang berpotensi menyebabkan sirosis hati dan kanker hati. Pemberian obat-obatan "kemoterapi" yang dimaksud adalah pemberian anti-virus terhadap virus hepatitis C. Sampai saat ini, pengobatan antivirus terhadap hepatitis C memiliki angka kesembuhan mencapai 90%, sehingga dapat mengurangi kemungkinan kelanjutan penyakit menjadi sirosis maupun kanker hati. Oleh sebab itu, kami menganjurkan Anda untuk mengikuti prosedur pengobatan dan mengikuti nasihat Dokter guna mencegah kelanjutan proses penyakit. Sirosis hati dan kanker hati merupakan penyakit yang sulit ditangani dan membutuhkan transplantasi hati dalam pengobatannya, sehingga pencegahan dan pengobatan dini menjadi penting dalam penanganan hepatitis C. Sekian, mudah-mudahan cukup jelas dan bermanfaat. dr. Radius Kusuma