Tanya Dokter

  • menurunkan sgot/sgpt

  • selamat sore dok...

    minggu lalu saya test otpt dan haslnya..

    sgot = 49

    sgpt = 76

    saya di beri obat dokter hepamak..

    tadi pagi saya test kembali dan hasilnya...

    sgot = 57

    sgpt = 79

    padahal saya sudah istirahat total dok,,,,

    saya kerja free land di rumah,,,,

    tpi 5 hari kemaren saya puasa terus dok...

    mohon penjelasannya dok..

    dan bagaimana cara menurunkan sgot/sgpt saya...

    mohon balasannya dok.........

    Hallo, SGOT (serum glutamic oxaloacetic transaminase) dan SGPT (serum glutamic pyruvic transaminase) adalah 2 enzim dalam tubuh yang sering dipakai untuk membantu mendiagnosa gangguan pada hati. Sesungguhnya SGOT adalah enzim yang lebih sensitive untuk mendeteksi kerusakan otot dan otot jantung daripada kerusakan hati. Sebaliknya SGPT adalah enzim yang lebih sensitive dalam mendeteksi kerusakan hati. Pemeriksaan SGOT dan SGPT biasanya sering dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan infeksi atau peradangan hati, tetapi pemeriksaan SGOT dan SGPT tidak dapat merefleksikan fungsi hati yang sebenarnya. Banyak pasien yang telah sembuh dari penyakit hatinya (atau biasa yang sering disebut hepatitis oleh masyarakat) tetapi menunjukkan nilai SGOT dan SGPT yang masih tinggi di dalam darahnya. Nilai yang tinggi dari SGOT dan SGPT dalam darah bisa juga bisa berarti adanya gangguan pada otot, jantung, otak dan ginjal. Faktanya adalah kedua enzim tersebut tidak hanya diproduksi oleh hati, tetapi juga otak, otot, jantung dan ginjal. Berikut adalah laman yang membahas tentang SGOT dan SGPT secara lebih detail : http://www.med-health.net/Sgot-Sgpt.html Untuk menilai perkembangan penyakit hepatitis, dapat juga dinilai dengan pemeriksaan titer antibody dan antigen serta pemeriksaan USG Namun, biasanya dokter akan memfokuskan dalam menyembuhkan penyakit sesuai dengan kondisi pasien secara menyeluruh, dan bukan hanya bergantung pada hasil laboratoriumnya. Anda bisa mengkonsultasikan pada dokter yang telah memeriksa Anda selama ini. Penanganan penyakit hati pada umumnya adalah bagaimana meningkatkan daya tahan tubuh melalui istirahat yang baik, konsumsi makanan yang bergizi seimbang, tetapi secara spesifik disesuaikan dengan jenis penyakit hatinya. Untuk informasi yang lebih lengkap mengenai cara-cara penanganan penyakit hati, dapat anda lihat dalam laman : http://www.alodokter.com/penyakit-a-z/virus/hepatitis-a/pengobatan/ http://www.alodokter.com/hepatitis-b/pengobatan/ http://www.alodokter.com/hepatitis-c/pengobatan http://www.alodokter.com/kanker-hati/pengobatan   Berikut adalah laman yang membahas mengenai diet yang baik untuk penderita gangguan hati : http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/002441.htm Semoga info tersebut dalam bermanfaat. Salam, dr Henry Andrean

    thank's infonya dok........

    Restu Widjayanto  Jokos
    Anggota

    salam. dokter, melengkapi pertanyaan pak restu, saya juga mengalami masalah dengan SGPT SGOT yang sangat tinggi. SGPT 300 SGOT 440... sudah cek Hepatitis A B C non reaktif, USG hati hasilnya Normal... saya pakai untuk istirahat total dalam waktu 5 hari turun menjadi SGPT 29 SGPT 105... badan tetap lemas, kadang terasa sakit sperti di tusuk jarum/dicubit di bagian perut kanan atas hingga tembus ke belakang/punggung.. saya mempunyai Grasitis/sakit lambung,.. biasanya terasa sakit bila grasitis kambuh atau kecapekan... saya juga ada keluhan linu pada lutut kaki kanan dan kiri terasa saat grasitis kambuh... saya sudah kedokter penyakit dalam diberi resep vitamin untuk hati (HEPAMOX) dan Ulsafate/sukralfate (untuk MAG/Grasitis)... tetapi tetap sering kambuh... bagaimana yang harus saya lakukan?terimakasih  

    Restu Widjayanto  Hanaa
    Anggota

    Sebagai salah satu cara alami untuk menurunkan SGPT dan SGOT yang tinggi didalam teripang ini memiliki kandungan kolagen 80.0% dan protein 86.8% yang tinggi, dengan kandungan kolagen dan protein yang tinggi akan memperkuat fungsi hati, menormalkan kembali fungsi hati, melindungi hati dari serangan berbagai virus dan penyakit, menstabilkan kondisi tubuh dan dapat meregenerasi sel dan jaringan yang rusak.