Tanya Dokter

  • Positif tetanus hingga dirawat di ICU

  •  Uniee Sweet
    Anggota

    Dok sya mw tnya kakek sya udh 5 hri drwat drmh skit kta dokter positiv tetanus gejala awlnya keluarin darah dri mulut sma lhernya kaku trus ldhnya kaku ga bsa ngmong.skrang drwat druang isolasi tpi ko blm ada prbhan ya? Tlong beri pnjelsan kpda sya.trma ksh bnyak dok

    Uniee Sweet  dr. Rico N
    Dokter

    Halo, Tetanus merupakan suatu penyakit yang sangat berbahaya akibat infeksi bakteri clostridium tetani, dimana racun yang dihasilkan oleh bakteri tersebut akan "meracuni" sistem saraf  sehingga menimbulkan kejang. Penyakit ini sangat berbahaya, terutama jika kejang yang terjadi sulit dikontrol, karena dapat terjadi spasme/kejang pada otot jalan nafas sehingga terjadi sumbatan ataupun terjadi gagl pernafasan yang dapat berujung pada kematian. Angka kematian akibat tetanus sendiri tergantung dari derajat keparahannya, mulai dari <10% pada tetanus yang ringan hingga kira-kira 50% pada tetanus yang sangat berat. Akan tetapi pada umumnya dengan penanganan yang baik angka tersebut dapat ditekan < 10%. Penanganan pada penyakit ini membutuhkan waktu, tidak instan, paling cepat 10 hari (karena pemberian antibiotika paling sedikit selama 10 hari) dan dapat lebih lama (sulit diprediksi) tergantung kondisi klinis pasien. Bahkan setelah sembuh gejala sisa dpat bertahan berbulan-bulan. Pada kasus yang parah dimana pasien mengalami gagal nafas/ sumbatan jalan nafas hingga harus dipasang selang nafas yang disambungkan ke ventilator (alat bantu nafas), penggunaan / dukungan ventilator yang berkepanjangan bisa saja terjadi. Sebagai informasi, pada beberapa laporan, semisal dari Malaysia dan Australia, terutama pada populasi yang berusia tua (> 60 tahun) dengan tetanus yang berat , menunjukkan bahwa kasus ini seringkali membutuhkan perawatan yang lama (rerata 21 hari dan 20 hari). Pada dasarnya penanganan utama kondisi ini :

    • Dirawat diruang intensif, terutama pada kasus yang berat / kejang berulang dengan kebutuhan obat anti kejang yang besar
    • Pasien haru ditempatkan diruang yang gelap dan tenang/tidak berisik. manipulasi / tindakan pada pasien harus diusahakan seminimal mungkin. Jika terpapar cahaya, bising./berisik, serta manipulasi berlebih, akan merangsang terjadinya kejang
    • pemberian anti toksin tetanus untuk menetralkan racun
    • pemberian vaksin tetanus
    • pemberian antibiotika, minimal 10 hari untuk membasmi bakteri
    • pembersihan sumber infeksi (luka, borok, ingeksi gigi, telinga dsb) yang dicurigai sebagai sumber infeksi
    • mengontrol kejang dengan anti kejang
    • pengobatan suportif/dukungan lainnya sesuai keperluan (misal, pipa jalan nafas dan alat bantu nafas jika diperlukan), dukungan nutrisi, dsb
    tetanus demikian yang dapat saya sampaikan