Tanya Dokter

  • Langkah tepat setelah tertusuk jarum hepatitis B

  •  ryasdwipitra
    Anggota
    Halo dok..saya mau bertanya Bulan lalu saya tetusuk jarum px yang hbsag positif,setelah tetusuk saya langsung mencuci tangan di air mengalir,saya mahasiswa praktikan dan sudah saya laporkan ke RS ,saya sudah pernah vaksin hep B Bbrp bulan lalu..kemudian saya lab setelah 2 minggu trtusuk dan hasilnya negatif..apakah saya harus cek lagi dok?apakah kemungkinan saya tertular atau tidak? Terimakasih dok

    Hallo Ryas

    Menurut Centers of Disease and Prevention (CDC) paparan jarum suntik bekas pasien dengan HbsAg (+) kepada seseorang yang sudah dilakukan vaksin hepatits B memiliki beberapa kemungkinan, berikut pembahasannya.

    • Jika Anda sudah menjalani vaksinasi hepatitis B sebanyak sama atau lebih dari 3x, dan sudah terbentuk antibodi yang dinyatakan dengan pemeriksaan adanya Anti-HBS. Maka tidak perlu dilakukan tindakan apapun setelahnya paparan jarum tersebut.
    • Jika Anda sudah mejalani vaksin hepatitis namun tidak terbentuk antibodi (padahal sudah sampai lebih dari 6x vaksin), maka perlu diberikan  Hepatitis B Imunoglobulin (HBIG) sebanyak 2x dalam waktu 1 bulan untuk mencegah terjadinya penularan.
    • Jika vaksin hepatitis yang Anda jalani belum diketahui ada tidaknya antibodi yang terbentuk, maka perlu dilakukan pemeriksaan anti-HBS segera. Jika hasil anti-HBS hasilnya terbentuk antibodi yang baik (lebih atau sama dengan 10mIU/mL setelah pemberian lebih dari 3x vaksin hepatitis B) maka Anda tidak perlu melalukan pemeriksaan ataupun tindakan apapun. Namun jika hasilnya ternyata <10mIU/ml maka Anda diharapkan mendapatkan HBIG sebanyak 1x dan juga pemberian vaksin hepatitis B untuk melengkapi vaksin yang belum diberikan. Kemudian kira-kira 6 bulan sejak paparan akan di lakukan pemeriksaan HbsAg dan total anti-HBc.


    Jadi perlu atau tidaknya Anda melakukan pemeriksaan laboratorium bergantung pada ketegori diatas, apabila masih ragu Ryas diharapkan berkonsultasi langsung dengan dokter ahli penyakit dalam secara langsung supaya bisa dilakukan evaluasi medis terhadap diri Anda.

    Saran untuk Anda adalah berhati-hati ketika melakukan tindakan kepada pasien, selain itu diharapkan untuk bekerja sesuai standard operasional prosedur yang sudah ditetapkan oleh instansi/rumah sakit agar hal-hal tersebut tidak terulang kembali.

    Artikel terkait untuk disimak


    Semoga bermanfaat

    dr. Arnold