Tanya Dokter

  • Penanganan penyakit thalasemia dengan transfusi tali pusat

  • Dok, saya punya ponakan yang menderita talasemi, dia didiagnosa menderita talasemi setelah umur 2,5 tahun. N saya membaca artikel di alodokter, bisa disembuhkan dengan metode tranpusi darah tali pusat.. Saya mau tanya, di indonesia, dimana yang tlah berhasil, n minta penjelasannya tentang tranpusi darah tali pusat, seperti apa, bagaimana, n caranya..?

    TERIMAKASIH.. TOLONG JAWABANNYA. SOALNYA ITU PENTING BAGI KAMI, KELUARGA YANG MEMILIKI PENYAKIT THALASSEMI

    fb-ithalathyfah  fb-ithalathyfah
    Anggota

    Tolong dok jawabannya sejelasnya, soalnya didaerah kami di RSUD PELABUHANRATU, ada 34 jiwa yang menderita penyakit yang sama.. Sampai sekarang mencari keajaiban untuk sembuh, tolong bantu kami dok, kami dah lakukan berbagai cara biar pexakit kami sembuh, dengan cara apapun tlah kami lakukan...

    Hai Itha Lathyfah, Terimakasih telah bertanya ke Alodokter Thalassemia adalah kelainan darah yang diturunkan secara genetik berupa abnormalitas dari zat merah darah (hemoglobin). Hemoglobin berfungsi untuk membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Fungsi hemoglobin yang tidak normal ini bisa memunculkan gejala dari ringan hingga berat, yakni:

    • Lemah, letih, lesu, lungkai, lemas
    • Penurunan nafsu makan
    • Mudah terkena infeksi
    • Jantung berdebar-debar
    • Sesak napas
    • Komplikasi lain, seperti gangguan pertumbuhan, gagal jantung, gangguan liver, dsb
    Sejauh ini, terapi yang paling sering dilakukan untuk penderita Thalassemia adalah dengan transfusi darah secara rutin. Transfusi ini dilakukan untuk membantu mengalirkan darah kaya oksigen ke seluruh tubuh. Namun, terapi ini tidaklah menyembuhkan, hanya sebatas memperbaiki kualitas hidup penderitanya. Selain itu, terapi ini pun kerap menyebabkan penumpukan zat besi di dalam tubuh sehingga berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan yang serius. Karenanya, untuk menyembuhkan Thalassemia, saat ini tengah dikembangkan metode transplantasi stem cell (sel punca). Stem cell adalah sel induk yang mampu beregenerasi menjadi sel apapun, termasuk sel darah. Stem cell ini bisa berasal dari sumsum tulang belakang, sel darah tepi, atau dari tali pusat bayi yang baru lahir. Menurut beberapa penelitian, stem cell dari tali pusat memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan dari sumsum tulang, karena stem cell ini paling muda, primitif, dan belum terpapar faktor lingkungan eksternal seperti virus atau bahan kimia yang dapat mengubah struktur atau fungsi sel tersebut. Agar identik dan meminimalisasi risiko penolakan tubuh, stem cell tali pusat ini diambil dari bayi yang lahir dari ibu penderita Thalassemia sesegera mungkin setelah bayi dilahirkan (dengan syarat bayi tersebut tidak menderita Thalassemia). Tali pusat ini kemudian dijepit, dan jarum dimasukkan ke dalam pembuluh darah tali pusat, lalu darah tersebut dialirkan ke kantong darah steril. Namun, untuk dapat memastikan keamanan dan keberhasilan terapi stem cell tali pusat ini terhadap penderita Thalassemia masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dalam skala yang lebih luas. Untuk informasi lebih lanjut akan metode ini, serta pelaksanaannya di Indonesia, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung ke dokter spesialis penyakit dalam sub hemato onkologi di fasilitas kesehatan terdekat ya.. Jika Anda berdomisili di Jawa Barat, Anda bisa berkunjung ke rumah sakit rujukan pusat di Bandung, yakni Rumah Sakit Hasan Sadikin. Semoga membantu ya.. dr. Nadia Nurotul Fuadah