Tanya Dokter

  • Tinnitus setelah operasi amandel

  • Dok,bulan juli lalu saya ada operasi amandel,setelah operasi amandel beberapa hari saat bangun tidur ada bunyi dengungan di telinga sebelah kiri saya,lalu saya konsultasi ke dokter THT yang bertanggung jawab operasi amandel saya,telinga saya hanya dibersihkan saja,setelah itu saya coba terapi hiperbalik satu kali,dan sampai sekarang juga belum sembuh juga,adakah saran untuk saya harus bagaimana?

    Halo Amar, 

    Tinnitus adalah suara yang dirasakan berasal dari telinga, bisa berdengung, berdenging, bergemuruh, bergemerisik, mendesis, suara klik, dan lain sebagainya. Tinnitus ini bukan merupakan penyakit, tetapi suatu gejala. Seringkali tidak menandakan suatu kondisi medis tertentu dan bisa hilang begitu saja. Tetapi bisa juga menandakan suatu kelainan pada telinga. 

    Tinnitus dibagi menjadi dua, tinnitus subjektif dan objektif. Tinnitus subjektif adalah tinnitus yang hanya bisa didengar oleh penderita, sedangkan tinnitus objektif bisa didengar oleh pemeriksa. Tinnitus objektif biasanya disebabkan oleh kelainan pembuluh darah, kelainan tulang telinga ataupun kelainan kontraksi otot. Berikut ini sebagian dari penyebab tinnitus:

    • Kotoran telinga yang menyumbat telinga
    • Pajanan terhadap suara yang sangat keras
    • Presbiakusis, yaitu gangguan pendengaran yang disebabkan oleh usia tua, biasanya di atas 60 tahun
    • Kelainan pada tulang telinga, baik kelainan pertumbuhannya atau karena keturunan
    • Penyakit Meniere, disertai dengan pusing berputar dan gangguan pendengaran
    • Gangguan sendi rahang (TMJ)
    • Cedera pada kepala dan leher
    • Gangguan pembuluh darah
    • Efek obat-obatan tertentu
    • Kelainan pada saraf pendengaran, baik di daerah telinga maupun di otak

     

    Karena penyebabnya sangat banyak, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh. Dokter THT akan melakukan pemeriksaan ini. Anda sebaiknya tetap mengikuti prosedur yang ditetapkan dokter THT Anda karena dokter THT Anda paling paham keadaan Anda karena memeriksa secara langsung. Pada tinnitus yang parah bisa diberikan antidepresan, operasi, dan alat bantu dengar tetapi penggunaanya harus mempertimbangkan apakah manfaatnya lebih besar dari efek sampingnya.

    Meski begitu, sebagian tinnitus tidak bisa hilang sepenuhnya. Sebagian orang bisa terbiasa akan suara yang terdengar, dengan tinnitus retraining therapy. Untuk meminimalisir efeknya, bisa dilakukan:

    • Hindari iritan seperti rokok, kafein, minuman beralkohol dan suara yang keras. Hal-hal ini dapat memperburuk tinnitus. 
    • Menyamarkan suara tinnitus dengan suara musik yang lembut, atau suara di sekitar yang konstan seperti suara bunyi hujan, kipas angin, radio, dll
    • Kendalikan stress, karena dapat memperburuk tinnitus

     

    Semoga bermanfaat ya, 

    dr. Mega