Tanya Dokter

  • tips tips biar cepet kurus

  • Siang dok, sya mau tanya, saya punya keponakan perempuan usianya 15 thun, tinggi 147 dan brat bdannya 61, dia itu kepengen kurus, dia juga jarang makan biar cpet kurus, tapi sekarang malah punya maag dan sering kumat kumatan dok, trus kemarin pas maagnya kambuh sya priksakan kedokter, katanya ada benjolan diatas perut bagian tengah, kalau dipegang itu keliatan kalau ada benjolan kyak batu gitu, apakah itu berbahaya, tpi dia suka nyemil di siang hari dan suka minum Es, tpi kalau malam dia gak pernah mkan cuma minum air, tapi kenapa gak bisa kurus2 juga yaa, kok malah tambah gemuk, dia juga suka minum obat pelangsing, semua cara dia lakukan tpi gak ada perubahan, tapi dia jrang olahraga soalnya kalau kecapek'an sesak napas dan pusing, apa si tips2 biar dia cpet kurus dok

    Hai, Sebelum memutuskan untuk menurunkan berat badan, terlebih dahulu perlu dilakukan perhitungan IMT (Indeks Massa Tubuh) seseorang dan klasifikasinya (apakah termasuk dalam kategori kurus, normal, kegemukan atau obesitas). Cara menghitung IMT dapat dibaca pada laman berikut ini: Pemahaman seputar indeks massa tubuh Penurunan berat badan akan terjadi bila kalori yang masuk melalui makanan lebih rendah daripada kalori yang dibakar saat melakukan aktivitas. Oleh karena itu diperlukan pengaturan diet yang benar disertai dengan olahraga yang dapat membakar kalori secara efektif. Hindari melakukan diet dengan tidak makan sama sekali karena hal tersebut dapat memicu terjadinya gastritis/maag, yaitu peradangan pada dinding lambung. Selain itu melewatkan waktu makan justru membuat seseorang cenderung kelaparan dan akan makan lebih banyak setelahnya. Benjolan yang muncul di perut dapat diakibatkan oleh berbagai penyebab seperti peradangan, tumor, kanker, dan sebagainya. Berbahaya atau tidaknya suatu kondisi sangat tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Sebaiknya Anda kembali berkonsultasi dengan dokter yang merawat jika keluhan tidak kunjung membaik. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang yang dibutuhkan seperti USG, CT Scan dan sebagainya. Penanganan yang tepat akan diberikan sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Berikut tips yang dapat dilakukan:

    • Obati keluhan maag secara tuntas sesuai petunjuk dokter
    • Makan 4-5 kali sehari dengan porsi kecil-kecil
    • Pilih jenis makanan yang sehat dan mengandung kalori rendah (buah, sayur, oat, biji-bijian)
    • Hindari makanan yang mengandung kadar lemak tinggi (jeroan, seafood, santan, makanan yang digoreng dan sebagainya)
    • Hindari cemilan yang mengandung kalori tinggi (roti, kue, keripik, minuman manis, dan sebagainya)
    • Ganti cemilan dengan potongan buah segar, yoghurt, atau oat
    • Banyak minum air putih untuk melancarkan pencernaan
    • Hindari konsumsi kopi, teh, sirup, soda dan alkohol
    • Hindari makan 2 jam sebelum tidur
    • Hidup aktif dan banyak bergerak (naik-turun tangga, berjalan kaki, bersepeda, membersihkan rumah, dan sebagainya)
    • Pilihlah jenis olahraga yang disukai (berenang, jogging, aerobik, zumba dll) dan lakukan 3 kali seminggu masing-masing selama 60 menit
    • Hindari penggunaan pil pelangsing tanpa resep dokter
    • Tentukan target penurunan berat badan yang realistis. Hindari penurunan berat badan yang terlalu cepat karena dapat menimbulkan efek yoyo, yaitu berat badan naik kembali dengan cepat. Idealnya penurunan berat badan yang dianjurkan adalah 0,5-1 kg per minggu
    Jika mengalami kesulitan untuk mengatur pola diet yang sesuai dengan kebutuhan, sebaiknya keponakan Anda berkonsultasi dengan Dokter Gizi di kota Anda. Dokter akan menghitung kebutuhan kalori berdasarkan target penurunan berat badan dan aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut dokter akan menyusun pola diet dan olahraga sesuai dengan kebutuhan. Berikut laman artikel yang dapat berguna bagi Anda: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman