Tanya Dokter

  • Penyebab penularan penyakit toksoplasmosis

  •  Kezia Adriani
    Anggota
    Selamat sore doktor, saya mau menanyakan. Jika calon suami waktu kecil kena toksoplasma pada matanya katanya dikarenakan dulunya ibunya kurang menjaga kebersihkan ketika mengandung calon suami saya. Kemudian waktu kecil katanya sudah diobatkan dan bakterinya sudah mati atau tidak ada. Tetapi seiring berjalan waktu karena dia juga terlalu sering main hp akhirnya matanya pun juga minus. Jika seperti itu apakah kelak jika kita mempunyai keturunan bisa menurun pada calon anak kami?

    Halo, Kezia. Infeksi Tokso atau dalam dunia medis dikenal sebagai istilah toksoplasmosis adalah infeksi pada manusia yang ditimbulkan oleh parasit Toxoplasma gondii (T. gondii). Parasit ini biasanya menggunakan hewan kucing sebagai inang utamanya (hospes definitif) di samping hewan-hewan lain jenis mamalia dan burung  yang mungkin terinfeksi. Kebanyakan orang yang terjangkit toksoplasmosis, khususnya orang dewasa dengan tingkat kesehatan yang baik tidak menunjukkan gejala-gejala tertentu. Namun dapat juga menimbulkan gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, kelelahan, radang tenggorokan, atau pembengkakan kelenjar getah bening.

    Pria Bisa Mengidap infeksi Toksoplasma (Toksoplasmosis). Jika infeksi tokso pada wanita berhubungan dengan kehamilan, maka pria identik dengan mata dan otak. Ya, virus tokso pada pria umumnya menyerang mata atau otak, ini yang berbahaya.  Mengenai hubungan pengaruh infeksi tokso pada pria terhadap kemandulaan atau infertilitas, belum ada penelitian medis yang dapat membuktikan hal ini. Menurut sebuah penelitian di jurnal medis internasional yang terpercaya, tidak terlihat adanya efek infeksi tokso terhadap sperma dan hormon pada penderita laki - laki dengan sistem kekebalan tubuh yang baik. Mata minus biasanya disebabkan oleh banyak hal. Mata minus atau miopia terkadang juga bisa disesabkan oleh kebiasaan yang salah seperti membaca dengan posisi tidur, sering main gadget dan banyak faktor lainnya.

    Diagnosis Toxoplasmosis secara klinis sukar ditentukan karena gejala-gejalanya tidak spesifik atau bahkan tidak menunjukkan gejala (sub klinik). Pemeriksaan tersebut perlu dilakukan pada orang yang diduga terinfeksi Toxoplasma (pada kasus anda, memelihara kucing), ibu-ibu sebelum atau selama masa hamil (bila hasilnya negatif pelu diulang sebulan sekali khususnya pada trimester pertama, selanjutnya tiap trimeter), serta bayi baru lahir dari ibu yang terinfeksi Toxoplasma.

    Berikut tips untuk mencegah terinfeksi tokso :

    • Konsumsi air, buah-buahan dan sayuran yang bersih dan telah dicuci
    • Cuci tangan sebelum makan
    • Jangan menyentuh mulut setelah terkontaminasi tanah atau kotoran kucing 
    • Hindari mengonsumsi daging mentah atau setengah matang.
    • Gunakan peralatan dapur yang bersih
    • Gunakan sarung tangan saat berkebun atau memegang tanah.
    • Hindari kotoran kucing pada wadah kotoran kucing atau tanah, terutama bagi Anda yang memelihara kucing.
    • Bagi orang yang memelihara kucing, jagalah kesehatan kucing peliharaan.

    Semoga Bermanfaat

    dr. Eni Yulvia S